Zul Andris

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

PASCASARJANA, PENDIDIKAN YANG TERTUNDA

PASCASARJANA, PENDIDIKAN YANG TERTUNDA

Tahun 2001 merupakan awal mula dari penundaan keinginannku untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang pascasarjana. Keinginan itu tertunda karena ekonomi keluarga yang tidak mampu untuk membiayaiku melanjutkan pendidikan ke jenjang pascasarja. Sehingga ibuku menyampaikan agar aku bersabar saja dulu, sebab jika Allah menghendaki dan kita ada rezeki Insya Allah engkau akan bisa kuliah lagi pada program pascasarjana, begitu kata-kata beliau yang masih terngiang di telingaku.

Bertahun-tahun kemudian, jauh setelah aku bekerja sebagai ASN, dan aku juga telah menjadi seorang ayah dengan 2 orang putra dan 2 orang putri barulah keinginan itu terwujud dengan sempurna. Hal ini berawal setelah aku masuk sebagai Mahasiswa Pascasarjana di IAIN Bukittinggi pada tahun 2015 M. ini merupakan sebuah kesempatan terbaik yang sangat aku syukuri, sehingga aku dapat menjalani hari-hari kuliahku dengan penuh semangat, sehingga seluruh mata kuliah dapat aku selesaikan dengan baik dalam waktu 3 semester.

Menuntut ilmu sambil berpacu dangan seabrek tugas-tugas di Kantor ternyata menjadi kendala bagiku dalam menyelesaikan tesis sebagai tugas akhirku. Ditambah lagi munculnya rasa malas untuk merampungkan tugas ilmiah tersebut sebagai akibat dari terkendalanya proses pengurusan izin kuliah. Sebab instansi tempatku bekerja mensyaratkan bahwa izin kuliah baru bisa keluar jika program studi yang diambil telah terakreditasi minimal “B”. Oleh karenanya terpaksa aku menunggu keluarnya akreditasi B untuk melanjutkan pengurusan izin kuliahku.

Setelah menjalani masa dengan status Mahasiswa selama 4 Tahun barulah aku dapat merampungkan semua tugas-tugasku. Kebahagian yang tiada tara aku rasakan disaat aku di wisuda pada umur 43 tahun ini dan memperoleh Ijazah dengan gelar Magister Hukum. Kurun waktu 18 tahun itu berujung kebahagiaan dengan tercapainya keinginanku yang tertunda. Alhamdulillah..., Syukurku pada-MU Ya Allah, terima kasih ayah dan ibuku, terima kasih atas do’a-do’a terbaik darimu. Terima kasih istriku, motivasi dan sokonganmu menyemangatiku. Terima kasih putra-putriku, keceriaan, kelucuan dan canda-canda kalian telah menyemangatiku dan kalian adalah pelanjut pendidikan tertundaku ke jenjang yang lebih tinggi lagi.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar

Wah, selamat yah Pak capai gelar magister hukum. Sukses selalu dan barakallahu fiik

12 Jan
Balas

Alhamdulillah. Sukses selalu pak

14 Jan
Balas

Terima buk Siti Ropiah

12 Jan
Balas

Salah tulis, he he he..

12 Jan

Terima kasih buk Siti Ropiah

12 Jan
Balas



search

New Post