Yunik Ekowati

Si sulung dari empat bersaudara cewek semua. Lahir di Sragen di bulan Juni, suka mencoba hal baru dan suka tantangan. Menggembala kambing sambil membaca buku ad...

Selengkapnya
Navigasi Web
MERAH PUTIH DI DADA KU
MERAH PUTIH DI DADA KU

MERAH PUTIH DI DADA KU

MERAH PUTIH DI DADA KU

Tantangan 365, hari ke-54

Kampung saya nun jauh di sana, tepatnya lahir di Krikilan, Sangiran, Sragen dekat museum Purbakala yaitu Museum Sangiran. Setelah kelas dua SD, bapak pindah tugas di kantor Dinas Pariwisata Sragen. Seluruh keluarga pindah dan menetap di dukuh Butuh, rt. 15 rw. 04 Kelurahan karangudi, Kecamatan Ngrampal hingga saya dewasa dan kuliah. Hingga saat ini menetap di Semarang City.

Peringatan tujuh belasan Agustus Hari Kemerdekaan RI tahun kemarin, tepat di masa pandemic yang sedang meninggi. Para perkumpulan seniman di Semarang memperingati dengan cara membuat video karya. Bertema cinta tanah air, bersama dengan beberapa teman mencoba mengeksplor alam dan lokasi yang di mungkinkan bisa sebagai panggung alami. Bertujuan, tetap berkarya meski di masa pandemic, dan melakukan kegiatan yang bermanfaat utamanya di bidang seni tari. Selain untuk berkreasi, juga bisa untuk ajang apresiasi siswa dan para penggemar seni tari.

Survey jatuh pada pilihan sungai daerah Banjir kanal Sampangan, sepanjang aliran sungai berbatu jernih dan arusnya sedang. Sangat memungkinkan untuk dipakai lokasi pengambilan gambar dalam menari. Melalui pertimbangan dan survey tempat berbatu dan agak ada pasirnya, karena saat sedang tidak hujan posisi sungai asat atau ada daratan di permukaan sungai. Tanaman dan pepohonan di sekitar yang tumbuh dengan subur, menambah pemandangan eksotis. Tepat sekali dipakai untuk background saat menari.

Hanya dalam waktu satu minggu, berproses membuat gerakan masing-masing, pertemuan awal memadukan gerakan berempat dari personil atau penari. Pertemuan ke dua langsung gabung gerakan dan membuat pola lantai. Lanjut dengan pemilihan musik, karena waktu sudah mendekati dateline pengumpulan karya. Maka seadanya dan musik yang ada dari youtube di convert, edit dan dipadukan dengan gaerakan yang sudah di buat.

Hasilnya adalah luar biasa, saat pengambilan gambar ada beberapa pengulangan karena medan yang berbatu. Sehingga saat melakukan gerakan ada sedikit kendala, pada gerakan kaki dan harus dilakukan pengeidatan. Sebagai seniman, koreografer sekaligus penari sesuatu yang menantang berkarya di sungai yang berbatu. Ternyata ada kepuasan tersendiri bahkan ingin mengeksplore lebih jauh. Semoga next time bisa lebih bisa berkarya dengan maksimal. Amin

Apapun kondisi dan zamannya, harus tetap berkarya dan menerjang segala kesulitan. Apapun yang terjadi, Merah Putih Tetap Di dada Ku…

Penasaran untuk lebih lanjut, apalagi yang keppo silahkan like dan subscribe video tarinya ya gaess...

https://www.youtube.com/watch?v=qAx345Ubhx4

Jatisari, 22 Februari 2022

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar

Ulasan yang keren bunda, sukses selalu bunda

23 Feb
Balas

Keren menewen bunda, semoga sukses dan sehat selalu bersama keluarga tercinta bunda

22 Feb
Balas



search

New Post