Mari Balut Kecewa dengan Doa
Hidup adalah perjuangan. Perjuangan butuh pengorbanan. Pengorbanan yang diberi mungkin tidak hanya moril dan materi tapi terkadang berurai airmata. Yang jelas semua itu berproses untuk mencapai sebuah kesuksesan. Kesuksesan bukan hanya dengan pangkat, jabatan, kekayaan dan lain sebagainya. Yang jelas berjuang demi sebuah kenyamanan.
Banyak kita mengartikan perjuangan sekedar mencapai kesuksesan hidup, padahal ada perjuangan yang lebih penting yaitu berjuang menyimpan amarah dengan berbalut keikhlasan dalam doa. Tak bisa kita pungkiri banyak romantika yang kita temua selama hidup masih diizinkan Allah menjadi milik kita. Salah satunya ketika kita merasa sangat kecewa dan marah dengan sebuah fenomena yang muncul dalam pandangan mata dan hati. Betapa kita ingin marah dan menyalahkan semua yang berhubungan dengan kekecewaan.
Tapi ketika kita tersadar dari perjalanan hati yang hampir tersesat saat itulah kita kembali pada Sang Pencipta. Tak ada yang kebetulan dalam hidup. Semua sudah diatur olehNya. Tak ada satupun peristiwa yang luput dari pengetahuan Sang Pencipta. Semua sudah atas seizinNya. Termasuk ketika dihadapkan pada kenyataan yang membuat kecewa dan marah. Apapunnitu yang jelas pasti terbaik buat kita. Tak ada gunanya menyalahkan siapapun karena Tuhan punya tujuan terbaik bagi hambaNya yang ikhlasmaka ikhlaskankah. Tak perlu ada kambing hitam dalam fikiran dan tak perlu ada keluh kesah dan carutmarut.
Bukankah kehidupan sudah ada takdirnya. Kalaupun ada yang menzholimi itu juga sudah atas seizinNya. Tak perlu ada cacimaki dan huruhara. Ambil hikmah dibalik semua peristiwa. InsyaAllahakan ada kemudahan bersama kesulitan. Anggaplah kecurangan dan kezholiman adalah kekuatan iman bagi kita agar mampu menghadapi kehidupan dengan penuh kesabaran dan bersahaja.Balutlah luka dan kecewa serta amarah dengan doa keikhlasan bukan dengan kutukan. Doa dan usahalah yg bisa mengubah segalanya. Semua takkan sia sia karena Tuhan selalu punya cara untuk meninggikan derajat orang yang bersabar dan ikhlas dalam setiap perbuatan dan uantaian doa..
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
Betul tuh uni..ambil hikmahnya uni..ketika tidak ditakdirkanrkan Untuk sesuatu yang diharapkan.. berarti hal itu belum terbaik untuk kita..
Ada kedamaian ketika kita kembalikan semua yang kita terima kepada Allah. Syukur, ikhlas dan sabar..insya Allah ada keberkahan yang kita peroleh..Salut...semangat berkarya ketua. Sehat dan semakin sukses..barakallahu fiik
Mantap bu waka. Sukses selalu ya. Semangat terus.barakallh