Pojok Foto di Kelas Payakumbuh
Luruihlah jalan Payakumbuah
Babelok jalan ka biaro
Dima hati indak karusuah
Awak takicuah
Ay ay
Ayam den lapeh
Sikucapang, sikucapeh
Saikua tabang, saikua lapeh
Lapehlah juo nan karimbo
Oi la malang juo
Pagaruyuang di Batusangkar
Tampek bajalan urang baso
Duduak tamanuang tio sabanta
Oi takana juo
Lagu ini begitu saja muncul ketika mendengar kata Payakumbuh. Suara mama yang mengajarkannya untukku ketika masih kecil dulu juga masih terdengar jelas di telingaku.
Kelas menulis Payakumbuh yang menjadi tugasku dua hari ini memberi pengalaman yang mengasyikkan. Pertama karena aku bisa punya kesempatan untuk mengunjungi kampung halaman di Bukittinggi. Bisa menikmati gulai itiak lado mudo dan sate Padang sepuasnya.
Tidak seperti kelas lain sebelumnya yang saya ikuti, di kelas Payakumbuh ini ada pojok foto yang keren. Siapa saja boleh berfoto dengan latar belakang hiasan dan tulisan KPPL serta balon-balon yang cantik.
Tempat diadakannya acara pun sangat unik karena berada di tengah-tengah sawah. Hawa yang sejuk dan air yang dingin menambah nilai plus acara ini.
Setelah materi hari pertama selesai, panitia mengajak aku dan Mas Febri untuk melihat "New Zealand" versi Sumatra Barat. Padang rumput yang luas dan sapi-sapi yang sehat jadi pemandangan yang indah dan menarik.
Ada satu lagi, yang harus dikunjungi kalau kita ke Payakumbuh yaitu sate danguang-danguang. Di Jakarta kita mengenalnya dengan sate Padang, namun sate danguang-danguang ini disajikan dengan memisahkan sate dengan ketupat dan bumbunya. Jadi daging sate dihidangkan dalam satu piring dan ketupat plus bumbu disediakan dalam piring terpisah.
Rasanya belum semua tempat di Payakumbuh ini bisa kami kunjungi karena keterbatasan waktu. Semoga aku bisa mengunjungi kembali Kota Payakumbuh dengan segala keindahannya.

Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
Baguuuus Bu
Iyahh.. karena kesorean jadi ga bisa naik
Bagus bu. Salam kenal
Keren...Bu Yuli ...selamat datang di kampung aku..
Wah.. iyaa
Alhamdulillah. asyiiik ya uni. Lapeh taragak jo kampuang halaman. Lapeh salero jo makanan yang lamak lamak.
Iyo Bana tuuu
Barakallahu uni Yuli
Aamiin yRa
Hehe...bu Yuli sama dengan kampuang suami. 'Ayam den lapeh' lagu pertama yang saya agak hafal liriknya. Kampungnya masih sejuuuk...
Iya
Hehe...bu Yuli sama dengan kampuang suami. 'Ayam den lapeh' lagu pertama yang saya agak hafal liriknya. Kampungnya masih sejuuuk...
Hehe...bu Yuli sama dengan kampuang suami. 'Ayam den lapeh' lagu pertama yang saya agak hafal liriknya. Kampungnya masih sejuuuk...
Yess.. sejuk
Selamat datang di Payokumbuah yo uniii...Kami di Payokumbuah looo...
Wah... ga ketenu ya