Yuli Isnaini hyrowati

Yuli seorang guru matematika di MTs Negeri 2 Banyuwangi yang memulai karirnya sebagai ASN sejak tahun 2005. Terlahir di sebuah desa di kabupaten Banyuwangi tepa...

Selengkapnya
Navigasi Web
INOVASI MENUJU MADRASAH MANDIRI BERPRESTASI

INOVASI MENUJU MADRASAH MANDIRI BERPRESTASI

#tantangangurusiana_365

#goresan_penaku_61

#Tagur_Ke_18

Sabtu, 26 Februari 2022 bertempat di aula ma’had MTsN 1 Banyuwangi diadakan kegiatan fokus group diskusi (FGD) dengan tema ”Inovasi Menuju Madrasah Mandiri Berprestasi”. Acara dimulai dengan menyanyiakn lagu indonesia raya dan mars madrasah. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan kepala kantor kementerian agama kabupaten Banyuwangi bapak Moh. Amak Burhanudin, M.Pd.I. dalam sambutannya beliau mengucapkan selamat datang kepada Bapak kepala kantor wilayah kementerian agama Jawa Timur. Prestasi madrasah di kabupaten Banyuwangi juga tak kalah dengan madrasah yang lain, mari berlomba untuk kebaikan madrasah dengan harapan akan muncul inovasi dari madrasah yang kedepannya semakin dicintai oleh masyarakan dan lebih berprstasi. Jadikan madrasah sebagai pilihan utama dari masyarakat bukan lagi pilihan kedua. Untuk mewujudkan hal itu semua diperlukan kerja keras bersama baik dari kepala madrasah, guru, komite dan semua stekhoder sehingga menjadi madrasah yang berkualitas mandiri berprestasi.

Acara inti dengan nara sumber kepala kantor wilayah kementerian agama propinsai Jawa Timur Bapak Dr. H Husnul Maram, M.HI. Mengawali materi beliau menyampaikan bahwa pandangan masyarakat pada madrasah berbeda dg dulu sekarang madrasah menjadi pilihan utama bagi semua orang. Diharapkan semua warga madrasah dapat sebagai penguat moderasi beragama dan anti kekerasan. Kekerasan yang dimaksud tidak hanya dalam bentuk kekerasan fisik saja melainkan juga kekerasan dalam hal berbicara. Dalam hal madrasah sebagai pilihan utama masyarakat beliau menginginkan kita sebagai wraga madrasah harus dapat mempertahankannya melalui 7 program prioritas kementerian agama yaitu: 1.Penguatan Moderasi Beragama, 2.Transformasi Digital, 3.Revitalisasi KUA, 4.Kemandirian Pesantren, 5.Cyber Islamic University, 6.Religiusuty Indeks, 7.Tahun Toleransi. Adanya perkembangan media sosial yang pesat, sebagai warga madrasah harus pandai pandai memfilter segala informasi, jangan mudah tergoda dengan berita berita bohong. Jika menemui warga yang mulai tampak tanda-tanda tersebut maka sebagai pimpinan harus segera membinanya.

Diakhir sambutannya beliau menyampaikan bahwa setiap madrasah tentunnya mempunyai keunggulan masing-masing maka setiap madrasah harus menciptakan inovasi. Jika tidak mau bergerak untuk berinovasi maka akan ketinggalan dan jangan lupa jika berinovasi selain dalam prestasi akademik juga harus diimbangi dengan prestasi akhlakul karimah.

Banyuwangi, 28 Februari 2022

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar




search

New Post