Katanya Kuku Mayat (268)
Semasa kecil dulu, jika ada hewan yang muncul di malam hari dengan memancarkan cahaya, yang dinamakan kunang-kunang, saya merasa takut. Karena kunang-kunang dibilang sebagai jelmaan dari kuku mayat. Cerita ini ku dapat di masa kecil dulu. Apakah sobat gurusiana juga mengalaminya?
Sampai-sampai jika keluar hewan yang bercahaya tersebut kami ketakutan bukan main. Rasa takut kami dengan alasan cerita dari orang-orang yang umurnya lebih besar dari kami, ketika itu. Tanpa kita cari dulu apa benar kalau kunang-kunang itu dari kuku mayat? Pokoknya kita sudah merasakan takut terlebih dahulu.
Sampai umur menginjak remaja, penamaan tersebut sudah hilang dipikiran kita. Akhirnya lama kelamaan kepercayaan tersebut luntur dengan sendirinya. Artinya cerita itu bohong belaka. Tak tahunya hanya untuk menakut-nakuti kita.
Kunang-kunang adalah hewan yang agak punah saat ini, karena sudah jarang kita menjumpainya di malam hari. Kunang-kunang akan tampak jelas jika di waktu malam dengan mengeluarkan cahaya terang seperti bola lampu sobat.
Mungkin zaman dulu sebelum ada lampu, kunang-kunang bisa dijadikan sebagai penunjuk jalan lho, karena cahayanya yang terang. Tidak kebayang jika keluar kunang-kunang dengn jumlah yang banyak. Alangkah indahnya?
Cahaya tersebut keluar dari perut kunang-kunang. cahaya tersebut terjadi akibat zat kimia yang disebut luciferin di dalam perut/ekor kunang-kunang, yang bergabung dengan oksigen, kalsium dan adenosin trifosfat. Terjadinya reaksi kimia itulah yang menyebabkan menghasilkan cahaya yang terang dan spektakuler.
Jika kodok pingin mencari jodohnya, ia mengeluarkan suara yang keras untuk memikat si betina. Tetapi jika kunang-kunang pingin mendapatkan jodoh, dengan kedipan cahayanyalah si pelamar bisa memikat si betina. Si betina juga akan membalas dengan kedipan atau kerlipan pula.
lalu apasih yang menjadi makanan kunang-kunang? Ketika bayi kunang-kunang memangsa siput, cacing, keong. Dan setelah tumbuh, mereka beralih menjadi kanibal dengan memakan kunang-kunang lainnya. Ada juga yang memakan serbuk sari dan nectar. Ada juga yang diet dengan tidak memakan apapun selama hidupnya.
Selamat menikmati cahaya kunang-kunang di malam hari.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
Kalau orang mikatnya pakai apa, ya
Matursuwun pak admin
Pakai rayuan maut mbk bibul
Iyaa. Masih keyakinan begitu di masyarakat yang tidak paham agama. Semoga kit dilindungi dari keburukan dan tipu daya iblis
Iyaa. Masih keyakinan begitu di masyarakat yang tidak paham agama. Semoga kit dilindungi dari keburukan dan tipu daya iblis
Iyaa. Masih keyakinan begitu di masyarakat yang tidak paham agama. Semoga kit dilindungi dari keburukan dan tipu daya iblis
Iyaa. Masih keyakinan begitu di masyarakat yang tidak paham agama. Semoga kit dilindungi dari keburukan dan tipu daya iblis