PENTIGRAF MISTERI PULPEN CANTIK YANG HILANG
Siang itu Raisa melapor sejak kemarin telah kehilangan 7 pulpen cantik yang ia simpan dalam kotak pensil di tasnya. Raisa anak yang rajin dan hobi mengoleksi pulpen unik. Ia kelihatan sangat sedih saat pulpen cantiknya hilang semua. Bu Ani yang terkejut dengan berita itu, segera mengadakan razia pada seluruh tas murid yang ada di kelas saat itu. Namun, tak satu pun pulpen Raisa di temukan.
Bu Ani membuat pengumuman pada siswanya, siapa yang melihat pulpen Raisa, tolong beritahu dan kembalikan pada Raisa. Bu Ani juga memancing kejujuran siswanya dengan mengatakan siapa yang mengakui kesalahannya akan dimaafkan. Setelah 3 hari menunggu, tidak satupun siswa yang mengakui kesalahannya. Andini, teman sebangku Raisa kelihatan gugup dan bergetar. Saat jam istirahat Andini menyerahkan pulpen itu pada Bu Ani, ia mengaku menemukannya di bawah meja. Bu Ani mencurigai Andini dan berusaha membuat Andini mengaku. Namun, ia malah menangis dan pergi. Akhirnya Bu Ani mengancam, jika hari ini belum mengaku juga maka orang yang menyembunyikan pulpen Raisa tidak akan naik kelas.
Malam harinya, salah satu siswa menjapri Bu Ani mengakui kesalahannya dan mengatakan “Maaf Bu, saya sudah memasukkan pulpen itu ke dalam tas Andini. Andini tidak bersalah. Maafkan saya, Raisa”
Solok, 23 Juni 2020
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
Duh.. kasihan Andini Bunda.. keren..salam cinta.
Akhirnya, jujur itu lebih baik. Ceritanya bagus...
Ya Bun... Yg penting jujur... Akan dimaafkan... Makasih Bun...
Keren bu
Makasih bun defi...
salah masuk tas rupanya hahahha
Hahaaa....
Jujurnya tak dapat simpati, kasihan ..
Iya Bun... Makasih bun Ria...
Iya Bun... Makasih bun Ria...
Iya Bun... Makasih bun Ria...
Menghargai kejujuran
Ya bun... Makasih bunda niswati...
Mantap bu
Keren bu... Salam literasi..
Keren Yen,, akhirnya ngaku juga...salam literasi
Makasih uun... Salam literasi.
Keren Yen,, akhirnya ngaku juga...salam literasi
Mantap yen
Mantap bu akhirnya ngaku juga walau dibawah ancaman
Mantap bu akhirnya ngaku juga walau dibawah ancaman
Mantap bu akhirnya ngaku juga walau dibawah ancaman
Mantap bu akhirnya ngaku juga walau dibawah ancaman
Mantap bu akhirnya ngaku juga walau dibawah ancaman
Mantap bu akhirnya ngaku juga walau dibawah ancaman
Mantap bu akhirnya ngaku juga walau dibawah ancaman
Mantap bu akhirnya ngaku juga walau dibawah ancaman
Mantap bu akhirnya ngaku juga walau dibawah ancaman
Mantap bu akhirnya ngaku juga walau dibawah ancaman
Mantap bu akhirnya ngaku juga walau dibawah ancaman
Mantap bu akhirnya ngaku juga walau dibawah ancaman
Makasih bun...