Sepotong Doa
Awan kelabu meretas langit negeriku
Nuansa pekat sang wabah
masih berpesta pora merebak di bumi persadaku
Nyanyian pilu anak negeri membahana dari keterasingan
Beribu jiwa pergi tinggalkan nestapa dalam kesunyian
Tuhanku,
Bilakah badai ini melenggang pergi dari pertiwiku?
Tuhanku,
Sendengkanlah telingamu, dengarlah lara hati anak negeri menyerukan namaMu...
Kirimkan terang cahayaMu tuk menghalau ratap dan gemeretak gigi
Tuhanku,
Birukan langit negeriku,hadirkan lagi binar ceria bola mata pun jabat erat tangan bertaut yang kini telah hilang
Tuhanku,
Di mazbahMu kuletakkan sepotong doa permohonanku....
Tagur ke - 565
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar