Tema Perpustakaan
Lanjutan : MENGEDUKASI PESERTA DIDIK DENGAN INLIS
#Tantangan gurisiana hari ke 75
Setelah selesai klasifikasi dengan aplikasi DDC selanjutnya menggunakan aplikasi inlis. Adapun pengolahan buku dengan aplikasi inlis, bisa dengan melibatkan peserta didik yang terbentuk dalam sebuah club. Yang bernama perpustakaan club. Penulis menyeleksi peserta didik sebanyak 20 orang. 20 orang peserta didik itu selanjutnya di latih oleh tim perpustakaan. Caranya sebanyak 20 orang di latih khusus. Setiap peserta didik di latih penggunaan DDC. Adapun pelatihan peserta didik di luar jam pelajaran.
Tehnisnya, penuñis dan layanan TIK menginstal ulang 20 laptop sekolah. Selanjutnya, setiap peserta didik memegang laptop satu persatu. Kami mengajari betul-betul dari dasar. Di awali dengan pengenalan 10 kelas di aplikasi DDC. Tim IT membimbing seputar aplikasi, sedangkan penulis dan teman sejawat lainnya memberi bimbingan kepada peserta didik. Setiap peserta didik diberikan pengarahan cara pengklasifikasian buku.
Dan ternyata antusias peserta didik sangat bagus. Mereka sangat menyukai proses pengolahan buku. Buat mereka itu ilmu baru. Belajar menerjemahkan buku satu persatu. Dan yang membuat penulis terharu ketika jam.latihan selesai, mereka tetap betah berlama di perpustakaan. Mereka berhasil.menerjemahkan buku dan menandai buku dengan nomor panggil yang ada di aplikasi DDC. Selanjutnya setelah paham pengklasifikasian buku, tahap selanjutnya penginlisan.
Para peserta didik membuka laptop yang sudah di instal aplikasi DDC dan aplikasi inlis. Dan buku yang sudah di klasifikasi selanjutnya proses penginlisan. Caranya adalah sebagai berikut.
Pertama, buka aplikasi inlis, kemudian klik katalog. Setelah muncul klik entry katalog. Kemudian peserta didik mengetik judul buku, nama pengarang, tahun terbit, ISBN.
Kedua, setelah tersimpan, klik koleksi. Dan selanjutnya memasukkan jumlah eksemplar. Tahun penghibahan, harga buku, nama instansi dan jenis koleksi, dan seterusnya. Selanjutnya simpan.
Ketiga, setelah penginlisan selanjutnya pengeprinan label. Setelah itu di potong dan di gunting. Selanjutnya tempellah di punggung buku. Jarak buku 3 cm. Dan setelah di tempel di timpa dengan selisiban.
Keempat, selanjutnya membuat kantong buku dan kartu buku. Kartu buku berisi nomor panggil, nama peminjam. Dan berfungsi untuk pengembalian buku.
Dan ternyata sangat mengedukasi peserta didik. Walaupun setiap peserta cuma satu bisa berhasil melakukan proses pengolahan, tetapi setidaknya mereka tahu proses panjang pengolahan buku.
Wiwik Setiandani
#Semuabisamenulis
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
Luar biasa Bu..terimakasih ilmunya