
PSIKOPAT (Bagian 30)
Pagi ini tiba-tiba Laura ingat sahabatnya Erin seorang psikolog. Dia ambil gawainya dan di chat Erin untuk janji ketemuan.” Nanti aku ada waktu siang, sekalian kita makan siang ya, jawab Erin.”
Siangnya Laura ketemu dengan Erin dan mereka menuju pinggir pantai untuk makan siang.
Embusan pantai sejuk membelai tubuh Laura, debur ombak bak nyanyian pilu dirasakan. Mereka makan gulai kepala ikan, samba lado serta sala lauk, khasnya Kota Pariaman.
Selesai makan Laura mulai menjelaskan pada Erin, petaka rumah tangga yang menimpanya. Bagaimana suaminya menyiksa saat keinginannya dilampiaskan. Berurai air mata Laura bercerita, Laura menarik sedikit lengan bajunya dan memperlihatkan goresan ditubuhnya bekas cambukan suaminya.
Melotot mata Erin sesat kemudian Erin menarik nafas dalam-dalam. “ Laura suamimu seorang psikopat, ujar Erin.”
Bagaikan petir disiang bolong menyambar Laura mendengar pernyataan Erin. Psikopat. Erin menjelaskan psikopat itu apa. “Psikopat (psychopath), atau sering disebut dengan psycho, adalah gangguan mental yang ditandai dengan kurangnya empati dan kontrol perilaku yang buruk atau impulsif. Sikap ini mengakibatkan penderitanya memiliki perilaku antisosial, serta cenderung melanggar aturan dan melakukan tindak kriminal, termasuk kekerasan.”
(Bersambung) Pariaman, 30Maret 2022
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
Jadi ingat tulisan saya yang belum tamat... makasih ah, jadi berasa diinatkan
Ya bunda, ini juga belum tamat saya sudah terjatuh
Semangat buk Wis, semoga kisahnya terselesaikan dengan lancar. Kisah ceritannya menarik. Salam sehat ibuk. Barakallahu fiik
Makasi bunda supportnya. Berusaha untuk bangkit kembali. Fik Barakallah bunda.
Semoga sehat selalu buk Wis.
Aamiin
Kisah yang menarik Bunda. Semoga masih bisa disembuhkan. Sukses selalu buat Bunda.