Tujuh Tahun Tanpa Kata
Tujuh tahun berlalu, sejak Februari yang indah,
Kita saling berjanji, meski jarak memisahkan
Waktu berjalan, tapi hatiku tetap di sana,
Menanti sentuhanmu, meski tak bisa ku rasakan.
Jarak ini menguji, cinta yang tak terucap
Namun dalam diam, aku selalu mendengar suaramu
Kau ada dalam setiap doa yang ku panjatkan
Mengingatkan aku akan kita yang tak pernah pudar.
Tujuh tahun bukanlah waktu yang singkat
Tapi rasa ini tetap segar, seakan baru kemarin.
Meskipun dunia menghalangi langkah kita
Cinta kita tetap kuat, tak pernah terhenti.
Rindu ini seperti angin yang tak terlihat
Mengusik setiap detik yang berlalu.
Dan aku hanya bisa menunggu, dengan harapan
Suatu hari nanti, kita akan kembali bersatu.
Tujuh tahun telah mengukir kenangan indah
Dan aku percaya, cinta kita tak akan pernah terputus
Walau jarak memisahkan, hati kita tetap satu
Selamanya, kau dan aku, bersama, tak terpisahkan.
Purwakarta, 4 Maret 2025
Widayanti
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar