Mi Godok
Malam ini sungguh Istimewa bagi Mas Jon. Larisnya si penjual angkringan ini. Puluhan nasabah pada memborong daganganngya. Silih berganti. Seperti banyu mili.
Penjual itu senang dan ceria. Barang abis uang mengumpul. Sip!
Aku susah sebentar. Karena pesan sugar sudah ludes. Maaf pak habis. Mas Jon bilang. Ia Seorang pemuda yang punya usaha ini.
Susu segar dan angkringan mi godok. Sungguh laris. Saat malam minggu dan lebaran.
Salam sukses.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
Membaca tulisan ini, membuat saya juga mau coba Mi Godok lagi. Dulu warung yang menjual Mi ini, dekat sekali dengan rumah, sekarang sudah pindah menjadi toko alat-alat listrik. Mi Godok sepertinya jauh lebih sehat dari Mi instan ya? Banyak sekali sayurannya... Salam.
OK Bun. Sekali - kali. Kulineran internal area kita. Salam sukses.
Waduh habis...padahal saya juga pengin lho Pak.
Hhhhhhh... Tunda besuk lagi pasti jual. OK trims apresiasinya.
Mie godok, weh... Suegere pak Tanto, dengan lombok ijo tambah ciamik. Sehat dan sukses selalu.
Yes!! OK Bun
Teng Medan Mi rebus Mas ditambah kaleh ndok wungkul. Enak tenan. Barakallah diparingono sehat
Zip... Abah. Wah... Niku menu sopesial. Nuwun awit indifirmasinipun. Sugeng enjang.