Nak, Ambillah Hatiku, Mari Ku Genggam Hatimu (1)
Melihat tayangan berita viral akhir akhir ini tentang bagaimana seorang guru yang diperlakukan murid sedemikian rupa, hatiku menjadi sangat miris, nggondok banget, rasanya kayak mau nangis. Apakah anak anak sekarang sudah separah itu akhlak nya?
Berita berita yang menyertai tayangan itu membuat aku teringat akan kisahku sendiri sebagai guru honor di rantau.
Kisahku ini berawal ketika aku bersama keluargaku merantau ke negeri harapan, Kalimantan Tengah. Suamiku bekerja sebagai sopir angkutan di kota kecil Kereng Pangi. Tapi jangan cari nama Kereng Pangi di peta Indonesia. Takkan pernah ditemukan. Di peta yang tertulis disitu adalah Hampalit. Aku tidak tahu kenapa Hampalit tidak populer, malah lebih populer nama Kereng Pangi. Hampalit atau kereng Pangi ini Pada tahun 2001 merupakan sebuah desa atau kelurahan yang posisinya tidak jauh dari Kasongan yang sekarang adalah ibukota kabupaten Katingan
Suamiku bekerja dari pagi sampai petang. Aku bersama anak anak yang masih kecil menunggu di rumah. Hanya setiap malam kami bertemu. Kadang kadang suamiku mengajak kami menemaninya. Itu dilakukan jika suamiku jengah dengan godaan para perempuan itu. Bukan rahasia lagi di Kereng Pangi dulu dekat dengan tempat lokalisasi, tapi entah sekarang.
Rutinitasku yang selalu di rumah membuat aku bosan sehingga aku meminta ijin suami untuk mengajar. Suami mengantar aku kesebuah sekolah yayasan, yang mengelola pendidikan dari SD hingga SMA.Aku melamar kerja disitu.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
Keren buk war.
Makasih Bu Yet, berusaha eksis di gurusiana
Wowwww, asyik ceritanya Bund. Sukses selalu dan barakallah
Aamiin, makasih Bu, saya baru belajar, tolong masukkan nya ya