Redanya rindu
Pertemuan, perjumpaan, atau apapun istilahnya adalah sarana untuk mengeratkan tali silaturrahmi. Lumrahnya, selain diisi dengan cuap-cuap santai, juga diisi dengan suap-suap makan, hehe.
Singkat namun mampu meredakan rasa rindu, mengapa reda ? karena rindunya akan selalu ada dan akan reda saat berjumpa.
Syukur, Alhamdulillah, itulah kalimat yang harus terus kuucapkan, sebab nikmat memiliki teman baik adalah salah satu pemberian terbesar dari Tuhan untukku.
Memberikan waktu dikala sibuknya adalah keluasan hati yang harus disyukuri sebab tidak semua manusia mampu memberikan waktunya kepada orang lain terlebih disaat sibuknya.
Menularkan rasa bahagia kepada orang-orang tercintanya, memberikan dukungan terbaik untuk orang-orang yang disayanginya, memberikan solusi dan saran untuk setiap ujian yang dialami orang-orang terdekatnya. Itu adalah hal luar biasa yang patut disyukuri.
Tidak ada yang kebetulan di dunia ini, Tuhan selalu mendatangkan orang-orang yang bisa membuat kita bersyukur dan belajar dalam hidup ini.
Tuhan tidak pernah memberikan hal-hal yang buruk kepada hamba-Nya, karena sejatinya, semua yang bersumber dari Tuhan pastilah hal-hal yang baik. Hanya saja, manusia seringkali tidak mampu melihat dan memahami rencana-Nya. Ya, manusia, sangat terbatas.
Merencanakan perjumpaan dikala sibuk, butuh usaha yang tidak mudah, karena rencana kadang tak terlaksana. Sekali lagi, Tuhan Maha Baik meng-iya-kan keinginan hamba-Nya.
Jamuan kali ini kubilang spesial, karena ini adalah masakan seorang ibu dari salah satu temanku, masakan yang pasti dibuat dengan penuh cinta, makanan khas daerah Pinggirpapas yang tentu identik dengan seafoodnya. Mengapa seafood ? silahkan cari sendiri di google, haha. Akan terlalu panjang jika kujelaskan disini.
Sungguh nikmat sekali, Alhamdulillah. Tuhan Sangat Maha Pengasih, memberikan nikmatnya melalui tangan seorang ibu yang sudah tak diragukan lagi kemampuan memasaknya.
Sungguh benar-benar nikmat sekali, sebab kenyangnya bertahan hingga malam hari, padahal makannya di siang hari yang sudah berjam-jam terlewati dan harusnya aku makan lagi. Namun kali ini benar-benar kenyang sekali. Bukan hanya aku, tapi Sefti juga mengatakan hal yang sama "Masih kenyang sampai malam tiba" hehe.
Alhamdulillah, MashaAllah, terima kasih Ya Rabb, terima kasih Ebok, terima kasih Nurul❤️
Semoga akan terus seperti ini,
Semoga Tuhan meridhoi segala aktivitas baik kita,
Semoga Tuhan berkahi hidup kita,
Semoga bahagia selalu.
Aamiin Ya Rabbal 'Alamiin🤲❤️
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
Kereeen ulasannya, Bunda. Salam literasi
Keren
Sama-sama urine eonniNice blog eon
Mashaallah yuk bisa yukk istiqomah nulisnya