PPL AKSI 2 Menyusun Cerita Praktik Baik (Best Practice) menggunakan Metode Star
TUGAS MANDIRI
PPG DALAM JABATAN KATEGORI II TAHUN 2022
UNIVERSITAS PGRI MADIUN
Nama : Tsurayya Kamila Novita, S.Pd
Kelas : PGSD 02
Kelompok : 04
LK 3.1 : Menyusun Best Practices
Menyusun Cerita Praktik Baik (Best Practice) Menggunakan Metode Star (Situasi, Tantangan, Aksi, Refleksi Hasil Dan Dampak)
Terkait Pengalaman Mengatasi Permasalahan Peserta didik Dalam Pembelajaran
Lokasi
SD Negeri Terrak 1 Kec. Tlanakan Kab. Pamekasan Prov. Jawa Timur
Lingkup Pendidikan
Sekolah Dasar
Tujuan yang ingin dicapai
Aksi 2 :
Meningkatkan Minat Belajar Peserta Didik Kelas V pada Tema 3 Makanan Sehat Subtema 1 Bagaimana Tubuh Mengolah Makanan? di pembelajaran ke 1 dan 2 dengan menggunakan model Project Based Learning (PjBL) berbantu media TPACK
Penulis
Tsurayya Kamila Novita, S.Pd
Tanggal
26-27 Oktober 2022
Situasi:
Kondisi yang menjadi latar belakang masalah, mengapa praktik ini penting untuk dibagikan, apa yang menjadi peran dan tanggung jawab anda dalam praktik ini.
Kondisi yang menjadi latar belakang masalah.
Berdasarkan pengalaman saya sebagai guru di SD Negeri Terrak 1 masih banyak kekurangan yang dilakukan guru pada saat pembelajaran berlangsung seperti guru tidak menggunakan media dan model pembelajaran yang inovatif sesuai dengan karakteristik materi. Hal ini membuat proses pembelajaran didominasi oleh guru dan beberapa peserta didik saja. Sedangkan bagi peserta didik yang pasif, tidak memiliki banyak peran dalam proses pembelajaran. Melihat permasalahan di atas, perlu dilakukan perbaikan agar proses pembelajaran menjadi lebih baik sehingga dapat meningkatkan minat belajar peserta didik. Salah satu cara yang dapat membuat peserta didik aktif dalam proses pembelajaran adalah dengan menggunakan media pembelajaran yang menarik dan menerapkan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL).
Hal ini sangat penting untuk dibagikan karena berdasarkan Praktek Pengalaman lapangan (PPL) yang saya lakukan dengan menggunakan media TPACK dan menerapkan model Project Based Learning (PjBL), minat dan hasil belajar peserta didik meningkat.
Saya yang berperan dan tanggung jawab dalam praktik sebagai guru di kelas V dan bertanggung jawab untuk melakukan proses pembelajaran ini secara efektif, dengan menggunakan media, pendekatan atau model pembelajaran yang tepat dan inovatif sehingga minat belajar peserta didik dapat meningkat. Selain itu supaya dapat tercipta komunikasi dua arah sehingga peserta didik saat pembelajaran.
Tantangan :
Apa saja yang menjadi tantangan untuk mencapai tujuan tersebut? Siapa saja yang terlibat?
Setelah melakukan refleksi diri pada kegiatan aksi 2, dalam mencapai tujuan tersebut terdapat beberapa tantangan yang dihadapi guru, diantaranya adalah :
Ø Guru belum menguasai penggunaan model pembelajaran yang bervariasi dan relevan dengan kebutuhan peserta didik.
Ø Peserta didik tidak terbiasa dengan model pembelajaran yang mengharuskan mereka untuk berperan aktif dalam proses pembelajaran.
Ø Pemilihan media ajar yang terbatas oleh guru.
Yang terlibat yaitu :
· Dosen dan guru pamong sebagai pembimbing dalam proses melaksanakan pembelajaran PPL.
· Peserta didik sebagai sentral dalam proses pembelajaran.
· Guru sebagai fasilitator dan katalisator.
· Kepala sekolah yang memberikan masukan dan minat.
· Rekan sejawat yang membantu terlaksananya kegiatan ini sebagai kameramen atau dokumentasi kegiatan pembelajaran.
Aksi :
Langkah-langkah apa yang dilakukan untuk menghadapi tantangan tersebut/ strategi apa yang digunakan/ bagaimana prosesnya, siapa saja yang terlibat / Apa saja sumber daya atau materi yang diperlukan untuk melaksanakan strategi ini
Untuk menghadapi tantangan-tantangan tersebut seorang guru melakukan langkah-langkah berikut ini :
1. Guru harus belajar baik secara mandiri maupun mengikuti pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan mengenai model-model pembelajaran inovatif yang sesuai dengan karakter peserta didik. Guru diharapkan selalu meningkatkan kreativitas dan perlu mencoba model pembelajaran baru agar dapat menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Salah satu model pembelajaran yang penulis coba terapkan di kelas adalah Project Based Learning (PjBL).
2. Peserta didik dibiasakan dalam penggunaan model-model pembelajaran inovatif seperti Project Based learning yang menuntut mereka untuk berperan aktif dalam proses pembelajaran.
3. Penggunaan media ajar membantu peserta didik dalam meningkatkan pemahaman mereka dalam pelajaran seperti chromebook, internet, video pembelajaran dan lainnya.
Strategi yang digunakan adalah berkoordinasi dengan pihak terkait demi kelancaran kegiatan pembelajaran.
Proses yang dilakukan untuk menangani tantangan tersebut adalah mempersiapkan perangkat pembelajaran sebaik mungkin sehingga pada saat kegiatan pembelajaran berlangsung dapat meminimalisir kesalahan kesalahan yang mungkin terjadi.
Yang terlibat dalam proses penanganan tantangan ini adalah peserta didik, rekan guru, dan orang tua peserta didik.
Sumber daya yang ada di sekolah sudah memadai sehingga semua tantangan/kendala yang ditemui dapat terselesaikan dengan baik.
Refleksi Hasil dan dampak
Bagaimana dampak dari aksi dari Langkah-langkah yang dilakukan? Apakah hasilnya efektif? Atau tidak efektif? Mengapa? Bagaimana respon orang lain terkait dengan strategi yang dilakukan, Apa yang menjadi faktor keberhasilan atau ketidakberhasilan dari strategi yang dilakukan? Apa pembelajaran dari keseluruhan proses tersebut
Dampak yang didapatkan setelah kegiatan aksi pertama ini adalah minat dan hasil belajar peserta didik meningkat dengan menggunakan model Project Based Learning (PjBL).
Dari langkah-langkah yang telah dilakukan, penggunaan model pembelajaran Project Based Learning memberikan dampak dan hasil yang efektif dalam pembelajaran, sebagai berikut :
1. Suasana belajar menjadi lebih menyenangkan, sehingga peserta didik maupun pendidik menikmati proses pembelajaran.
2. Minat belajar peserta didik semakin meningkat sehingga tercipta pembelajaran yang kolaboratif dan inovatif.
3. Dilihat dari hasil evaluasi pembelajaran peserta didik lebih meningkat dari sebelum menerapkan model pembelajaran Project Based Learning .
4. Hasil penilaian LKPD dan evaluasi peserta didik mendapatkan hasil yang baik dan mengalami peningkatan, hanya ada 2 dari 20 peserta didik yang mendapat nilai dibawah KKM.
5. Menggunakan model Project Based Learning (PjBL) dalam pembelajaran sangat efektif karena model pembelajaran ini peserta didik dilatih untuk selalu berpikir kritis dan terampil dalam menyelesaikan suatu permasalahan dan mampu memicu peningkatan aktivitas peserta didik di kelas dengan cara diskusi kelompok.
Apakah hasilnya efektif Atau tidak efektif? Mengapa?
Ø Hasilnya sangat efektif, karena peserta didik sangat antusias saat proses pembelajaran berlasung, mulai dari pendahuluan hingga proses pembelajaran selesai.
Ø Meningkatnya hasil belajar peserta didik.
Bagaimana respon orang lain terkait dengan strategi yang dilakukan:
Ø Respon kepala sekolah sangat positif dan mendukung penuh atas kegiatatan pembelajaran yang telah dilaksanakan.
Ø Rekan sejawat sangat positif dan antusias, sehingga mereka juga ingin melaksanakan model pembelajaran yang telah saya laksanakan. Karena berdampak besar terhadap minat belajar Peserta didik.
Ø Respon peserta didik sangat baik dari yang awalnya tidak semangat menjadi lebih semangat dan hasil belajar peserta didik meningkat.
Yang menjadi faktor keberhasilan yaitu :
Ø Meningkatnya hasil belajar peserta didik dengan strategi pembelajaran tersebut karena model pembelajaran inovatif yang digunakan merupakan penerapan pembelajaran yang berorientasi pada peserta didik (student centered),sehingga peserta
didik terminat dan bersemangat dalam belajar.
Ø Bimbingan dan penguatan Dosen dan Guru Pamong yang memberikan pemahaman tentang pembelajaran inovatif secara mendalam.
Ø Dukungan kepala sekolah dan rekan sejawat yang turut membantu mempersiapkan alat dalam proses perekaman kegiatan pembelajaran.
Ø Situasi dan kondisi sangat mendukung terlaksananya kegiatan.
Ø Dapat mengantisipasi atau mengatasi tantangan yang dihadapi sebelum hari pelaksanaan kegiatan.
Ø Berusaha melaksanakan semaksimal mungkin apa yang telah direncanakan.
Ketidakberhasilan dari strategi yang dilakukan?
Ø Pengambilan video pada saat pelaksanaan proses pembelajaran belum optimal karena keterbatasan dan kesalahan teknis sehingga hasil rekaman video kurang maksimal.
Dari keseluruhan proses aksi adalah saya mendapat feedback positif baik dari peserta didik maupun guru lainnya dengan adanya penerapan model-model pembelajaran inovatif dalam pembelajaran. Selain itu saya semakin memahami bahwa sebagai guru tidak ada kata berhenti untuk belajar untuk mengembangkan potensi diri dalam kemajuan proses belajar mengajar baik dari segi model, metode, media ajar, sistem penilaian dan lainnya untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan dan meningkatkan hasil belajar peserta didik.
Guru harus lebih kreatif dan inovatif memilih model dan media pembelajaran agar pembelajaran menjadi menyenangkan sehingga dapat meningkatkan minat belajar peserta didik.
Oleh karena itu, dengan menggunakan model Project Based Learning (PjBL) yang dipadukan dengan media pembelajaran TPACK, akan meningkatkan minat dan hasil belajar peserta didik.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
Kereeen ulasannya, Bunda. Salam literasi