GOOGLING
Malam ini mataku tak bisa kupejamkan , dari tadi ada saja yang aku kerjakan, padahal kurasa tadi siang aku juga tidak banyak tidur, entah kenapa . Sabtu kemarin anak "mbarepku" pulang kerumah dari tempat kosnya. Alhamdulillah senang berkumpul dengan keluarga .sementara bungsuku kalau hari sabtu libur tetapi ternyata ada kegiatan ekstra kurikuler renang di tempat pemandian yang sangat terkenal di kota ini . Tidak asing bagi anak bungsuku ditempat itu, wah kebetulan untuk hati ahadnya kami bisa berangkat cas Rohani bersama- sama.
" mas besok sama dede pergi mengaji ya ", kataku pada anak pertamaku.
" In Syaa Allah bun" kata anak pertamaku sambil membuka- buka HP nya
" o iya bagaimana dengan kuliahmu ", kataku
" Bun maaf ya anu skripsi masih belom clear, ada beberapa yang harus di betul kan ", kata mas Rizki .
" Ya yang tekun dan rajin dibetulkan kalau ada revisi " kataku untuk mensuportnya.
"Iya bun, terimakasih suportnya mudah- mudahan bunda selalu sehat dan sabar menghadapi aku ya bun", katanya sambil tersenyum.
"Aamiin", sahutku sambil ku elus2 rambutnya yang sudah mulai sedikit gondrong.
Ya semenjak lulus SMA anak ku pengin punya ramput gondrong , tidak plontos katanya. Pengin sekali- kali berambut gondrong.
Kalau dipikir- pikir memang pantas pengin ounya rambut sedikit gondrong . Selama ini dari mulai TK terus SD, dilanjutkan SMP dan juga di SMA tidak ada kebebasan memelihara rambut .Aku pikir tidak ada salahnya, untuk memelihara rambut gondrong. Tapi sebagai orang tua saya tetap memberi rambu- rambu agar tidak keterlaluan. Tapi untuk anak keduaku dia selalu konsekuen dengan aturan tidak pernah memanjangkan rambutnya, tapi karena masih terikat peraturan sekolahan ya. Sering kali mereka selalu mencari model potong rambut yang pantas lewat mbah google. Saya sering heran ternyata apa- apa yang kita cari di mbah google ada tuh... seperti biasa kalau kumpul keluarga setelah berbicara kesana- kemari, saya sempatkan untuk saling mengungkapkan atau bercerita yang khusus tentang keinginan nya.
" Bun aku butuh tambahan uang nih" kata mbarepku.
" untuk apa lagi tho cah bagus", kataku .
" lah bunda lho ya untuk keperluan aku kuliah tho bun" , katanya lagi.
"Apa tidak cukup tho uang segitu, kan perlu ngirit lho mas", saranku sambil kutarik nafasku dan kuhempaskan dg segera.
" Tuh kan bunda , kan harus beli apa- apa bun", katanya lagi.
" Ya doakan bunda selalu sehat dan lancar rejekinya" , kataku lagi sambil menenangkan mbarepku.
" Aamiin. Kalau besok belom ada uang , ya bunda tranfer aja ya ", katanya memberi saran padaku.
" wah bunda ngga bisa tranfer, bunda gaptek " kataku lagi
" Ala bunda tinggal ke bank aja trus minta tranferin petugasnya.
" kalau ninggalin sekolah ga bisa mas".kataku.
Sebenarnya saya itu males kalau harus tranfer. Yang kedua kenapa ? karena biar anak ku pulang bisa cerita- cerita , agar kangen kami bisa tercurahkan, coba sih bayangkan kalau yang mbarep tidak pulang- pulang pasti anak keduaku bertanya terus dan menyuruh ibunya ini, nge WA dan nelpon agar kakaknya pulang.
Nah seperti itulah alasanku tidak mau tranfer. Selanjutnya anakku yang kedua cerita tentang ekstra kurikulernya renang bersama teman- teman dan gurunya.
" buk uangnya sudah saya bayarkan , terus tadi ada sisa uang untuk beli, mie gelas ditempat renang tadi" , kata anak keduaku.
" Ya dik tidak apa- apa, masih sisa kan ", kataku padanya sambil kulihat- lihat didompetnya.
" Ya buk masih dua belas ribu rupiah" kata dek Rafli." Bagaimana tadi renangmu, menyenangkan ?" , tanyaku sambil ku elus- elus rambutnya yang sedkit sudah mulai memanjang.
" Ya disimpan dulu untuk uang saku besok ya, kekurangannya besok ya" kataku lagi
" Buk besok jadi pengajian tidak ", kata anak keduaku.
" Ya In Syaa Allah jadi ", kataku sambil ku rapikan buku- buku punya anakku yg kedua, dimeja kecil.Aku masih teringat dari sewaktu anak- anak ku kecil hingga sebesar ini selalu kuajak mereka ke pengajian- pengajian, sebagai orang tua itu adalah pelajaran yang wajib saat dirumah.
Dan yang kedua nanti disekolahan ada berbagai pelajaran yang harus diikutinya.
Sebelum tidur aku mengingatkan besok bangun pagi agar tepat waktu sampai dilokasi pengajian.
Tidak terasa akupun terlelap tidur, menjelang saat - saat terakhir malam- NYa, saat mustajab untuk berdoa aku terbangun , dengan segera kuberlari kekamar mandi, untuk segera membersihkan diri, air yang sejuk yang kurasakan , sungguh semacam terapi pagi, meluncur deras membasahi seluruh tubuhku, tanpa rasa dingin sangat sejuk terasa. Tak berapa lama, roh dan jazadku menghadap memohon ampunan- NYA. Tak terasa suara adzan Subuh mengema di ahad pagi yang syahdu , ku bergegas membangunkan buah - buah hatiku untuk segera menyiapkan diri ke rumah Illahi Rabbi. Tak kusia- siakan waktuku untuk segera berkemas menyambut ahad yang kunantikan.
Seperti pagi ini, kami telah siap berangkat pengajian di daerah Babakan .
"Bun sudah tahu tempatnya", kata mbarepku
"Belum tahu mas nanti saja, tanya- tanya ", kataku sambil memakai kaos kaki
"Dek sudah siap belom , cepat nanti ketinggalan jauh lho tempatnya" kata mbarepku menyuruh adiknya agar segera memakai baju.
" Kenapa sih mas , sabar kenapa", kata anak keduaku.
Kling...kling ada nada dereng yang masuk di HP ku
Aku cari HP ditas dan kubaca pesan yang ada
"Ikut ngaji ga" , WA dari bu RT
" Kalau mau ikut bareng ayo". kata b.RT lagi.
Kujawab " Nggih bu"...
Alhamdulillah, tapi ternyata b RT sudah berangkat
Akhirnya aku berangkat ke Pengajian dengan keluarga" .
"Waduh cepeten mas keburu ketinggalan pengajian nya.
" Memang bunda sudah tahu tempatnya ", kata mbarepku.
"Ya belum sih" kataku dengan santai.
Setelah semua siap kami berangkat dengan mengendarai sepeda motor . Menuju arah Babakan. Aku memang bukan kelahiran asli orang Purbalingga jadi tidak tahu persis daerah- daerahnya. Setelah kedung menjangan terlewati kami menuju arah mewek samoai pada Patung Jendral Sudirman.
" Kemana ya mas, bunda belum tahu". Kataku sambil berdoa mudah- mudahan ada barengan yang mau mengaji.
" Bun googling aja lah , biar cepet" kata mbarepku menyuruh buka mbah Geoogle. Googling itu sebuah aktifitas yang dilakukan orang untuk mencari data atau apapun menggunakan search enggingnya mbah geoogle. Maka semuanya akan keyemu dengan mudah.
Belum lagi aku membuka HP ...tiba- tiba ada orang memanggilku , dan kutoleh ternyata tetangga RTku yang sudah ku kenal dengan baik." Alhamdulillah Ya Allah ternyata googling- MU lebih cepat dari pada apa yang kucari. Tak perlu bersusah- susah ternyata pertolongan Allah tidak bisa di duga- duga, datang secara tiba- tiba dan "nikmat mana lagi yang kamu dustakan".
...Subhanallah walhamdulillah wala Illaha illallah...
Alhamdulillah akhirnya kami bisa menemukan tempat pengajian karena Pertolongan Allah lewat tetangga baik ku...
Kulirik saat ini sudah menunjukkan 00.35 saatnya aku hsrus istirahat
Terimakasih Ya Rabb... atas semua pertolongan-MU... ampunilah semua dosa dan khilafku
Memory 14 April 2019
Untukmu yang selalu dihati....💖 selamat malam
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar