Langit Muram (1.575)T.49
Langit Muram (1.575)T.49
Karya: Tin Faza
Deru mesin kendaraan tak henti di jantung kota
Seakan merajai jalanan
Hitam pekat karbondioksida
Paru - paru kota tak mampu menghirupnya.
//
Langit kembali muram
Awan biru putih berarak menghilang
Asap tebal menjadi warna
Menoreh mencoreng langit.
//
Pucuk- pucuk hijau nan subur didambakan
Pelindung bumi dari liarnya rajam zat karbon
Nafas bumi mari dijaga
Paru - paru bumi diperkuat.
//
Langit muram pedih terasa
Cerahkan kembali wajah bumi
Menghias sepanjang waktu
Jaga bumi bebas karbondioksida.
Kota Delta , 18 Feb 25
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar