Ngompol
Pagi itu, aku membangun putra bungsuku untuk sholat subuh berjama'ah. "Na,. ayo bangun. Ayo sholat subuh berjama'ah. Sholat subuh berjamaah itu pahalanya besar lho. Apalagi kalau tambah sholat sunnah sebelum subuh, pahalanya lebih baik dari dunia berserta isinya. Ayo siapa ang ingin?"
"Eehh..." dia mengubah posisi tidurnya sambil meregang badannya. Begitu dia bergerak aroma khas itu semerbak menusuk hidungku.
"Lho nak, kamu ngompol?" spontan tanyaku padanya dan ternyata itu justru membuat terbangun.
"Oh iyaa...," jawabnya sambil sambil bangun duduk tersenyum malu, dan melihat ke arah celananya.
"Ya sudah ayo segera bangun dan mandi biar hilang najisnya," jawabku.
"Ya bun...," jawabnya berdiri dan langsung menuju ke kamar mandi.
"Jangan lupa wudlu sekalian ya..," pesanku padanya.
"Yaa..," jawabnya singkat.
Setelah sholat subuh berjama'ah dan membaca dzikir pagi. Lalu dia aku pangku untuk mengulang hafalan. Meski dengan agak malas karena menahan kantuk, akhirnya surat Al Mursalat sudah diulang tiga kali. Lalu aku tanya, "Eh nak, kamu tadi kok ngompol itu bagaimana sih ceritanya? Kamu ngimpi apa?"
"Mimpi pipis di toilet yang buagus," jawabnya sambil tersenyum.
"Toilet bagus itu seperti apa sih?", tanyaku sambil menahan ketawa, lucu juga jawabannya.
"Pintunya bisa buka sendiri ketika ada orang di depannya." jawabnya.
"Lalu?" aku penasaran.
"Terus ketika selesai pipis ada air yang nyemprot sendiri. Terus ada juga tissue yang disiapkan," jawabnya.
"Hah, kok bisa? Terus ada yang ngelap juga?" tanyaku sambil tertawa dan menciumnya gemas.
"Yah, ngga lah bun..," jawabnya.
"Oalah Nak...nak... kamu kok lucu. Jadi ngimpi pipis di toilet buagus, eh ternyata mimpi? Terus pipismu juga buanyak ? karena toiletnya buagus?" tanyaku semakin geli.
"Iya bun....," jawabnya sambil tersipu-sipu malu.
Aku mendengarkan semakin gemas. Sambil bayangin kelak dia besar akan menemukan design kamarmandi yang buaagus di jamannya dan diminati banyak orang. Mimpi seorang bunda untuk anaknya.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
keren ceritanya bunda--salam sukses selalu
terima kasih....Aamiiin
terima kasih, salam literasi
Amazing Bun ceritanya salam literasi