Catatan Hari Pertama Sekolah
Hari pertama sekolah masa pandemi ternyata meninggalkan kisah yang unik, lucu, dan menggemaskan. Menghadapi situasi awal tatap muka ada beberapa catatan yang ingin saya abadikan disini.
Kebetulan saya satu sekolah dengan anak-anak. Mereka jadi anak yang rempong di pagi hari. Sibuk menyiapkan diri dan perlengkapan sekolahnya. Sampai lupa dan bertanya, "Mama, baju sekolah ini dimasukkan ke dalam celana?"
Tiba di sekolah, anak-anak pasang senyum malu. Bertemu dengan guru dan teman-temannya yang sekian bulan tak bertemu.
Beralih ke anak didik. Saya mengajar di kelas 1. Otomatis menghadapi anak baru. Ini hari pertama mereka datang berseragam sekolah dan belajar tatap muka. Saya senang sekali memandang wajah imut dan lugu itu. Apalagi kalau mereka banyak bicara. Saya semakin suka.
Namun ada yang beda pada anak baru saya tahun ini. Biasanya saya akan menghadapi beberapa anak yang hiperaktif. Banyak juga yang suka berjalan kian kemari, tak betah duduk lama-lama karena belum mengetahui aturan di sekolah baru. Selama di TK mereka sedikit bebas bergerak. Sedang ditingkat SD/MI, harus mulai terarah dan disiplin di dalam kelas.
Saya membagi anak menjadi dua shif. Pada shif pertama, setelah berkenalan saya bercerita dan mengajak mereka menyanyi. Lumayan, banyak yang mengikuti walau mereka masih terlihat malu. Sampai saatnya pulang, mereka tetap duduk dengan manis dan tertib. Ada satu dua orang yang suka berciloteh, tapi tetap duduk di tempatnya.
Shif kedua, ada perbedaan sedikit. Mereka tampak lebih pemalu dari teman-temannya shif pertama. Saat saya meminta mereka menyanyi, hanya beberapa yang mengikuti. Bahkan tak ada yang berani maju ke depan kelas. Meskipun begitu saya tetap berusaha mencairkan suasana, Waduh, pandemi benar-benar meredam kreatifitas mereka. Saya tak menemukan anak yang "bandel". Kelas terasa lebih adem. Semoga ini hanya permulaan saja.
#TantanganGurusiana
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar