Syaifur Rijal

Saya adalah seorang orang yang tak sengaja menjadi guru. Sejak kecil cita-cita saya menjadi seorang super hero. Sampai pada akhirnya saya bertemu dengan seorang...

Selengkapnya
Navigasi Web
Main Game Atau Belajar
Sumber Gambar : hai.grid.id

Main Game Atau Belajar

Tantangan menulis hari ke-32

#TantanganGurusiana

Tidak bisa dipungkiri bahwa tidak sedikit anak didik kita menghabiskan hari-harinya dengan memainkan game online. Mulai mobile legends, free fire, PUBG, dan juga game-game lainnya yang dapat dengan mudah di download dari playstore. Saat mereka masuk kedalam dunia game. Yang jelas kebanyakan dari mereka akan lupa waktu. Bahkan tidak sedikit juga yang sampai lupa adab. Ditanya atau di ajak ngobrol orang namun masih asyik maen game.

Jika diminta memilih membaca buku atau main game. Sebagian besar dari mereka pasti memilih main game. Pernah suatu ketika seorang anak kelas 9 SMP yang sehari-hari lebih sering main game daripada belajar. Akhirnya, sang ibu berinisiatif memberikan sebuah tantangan kepada anaknya. Ibu memberikan waktu bermain game kepada anaknya selama empat jam. Dalam empat jam tersebut, sang ibu tidak akan mengganggunya dan akan membiarkannya main game tanpa beristirahat barang sebentar.

Setelah empat jam berlalu. Sang anak masih tetap bermain game. Awalnya sang ibu membiarkannya. Setelah 30 menit berlalu, barulah sang ibu menegur anaknya bahwa ia telah melewati batas waktu bermain game. Namun sang anak menyangkal. Karena ia merasa sebentar lagi akan menang. Sang ibu akhirnya mbiarkan anaknya melanjutkan permainannya sampai ia menang.

Setelah menang sang anak memanggil ibunya. Ia melaporkan bahwa ia telah menang dan telah selesai bermain game. Kemudian sang ibu meminta sang anak melihat sebuah jam yang terpajang di dinding. Ternyata sang anak telah bermain game selama hampir enam jam. Sang ibu kemudian mengambil hand phone sang anak dan menyimpannya.

Keesokan harinya. Sang ibu memberikan sebuah buku kepada anaknya. Ia diminta untuk membaca buku tersebut selama satu jam saja. Setelah itu, sang ibu akan menanyakan apa isi dari buku tersebut. Sang anak langsung membaca buku tersebut. Baru 15 menit berlalu. Sang anak mulai kebingungan. Ia merasakan sebuah kebosanan yang sangat menyiksa dirinya. Kemudian ia meminta waktu untuk istirahat kepada ibunya. Namun, sang ibu melarangnya dan mengatakan bahwa kemarin saat ia main game selama hampir enam jam, ia tidak membutuhkan sedikitpun waktu untuk beristirahat. Sang anakpun akhirnya melanjutkan membaca buku dari ibunya dengan sangat terpaksa.

Akhirnya, sang anak mengakui bahwa ia telah menyalah gunakan waktu yang diberikan ibunya untuk bermain game. Kini, anak tersebut hanya bermain game tidak sampai 2 jam dalam sehari. Anak-anak seusia mereka memang merupakan masa peralihan. Mereka lebih senang bermain dan bersenang-senang. Namun kita sebagai orang tua jangan sampai membiarkan mereka menelantarkan kewajibannya untuk belajar. Jangan hanya memberikan fasilitas kepada anak tanpa mau mengontrol dan mengarahkan sang anak agar menggunakan fasilitas yang ia dapatkan sebaik mungkin.

Tantangan menulis hari ke-32

#TantanganGurusiana

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar




search

New Post