KHOIRUL JAMAL
KHOIRUL JAMAL
Ketika itu aku mengenalmu lewat aplikasi biru yang tertera di gawai kesayanganku
Hai, kata sapaku pun akhirnya tertulis, menuturkan tanya pada setiap goresan penanya nan terang mempesona meninggalkan jejak makna
Orang bolehlah mengira jikalau dialah sang pujangga gurusiana, dan itu benar adanya
Indah syair dalam setiap sajak melukiskan cinta dan rindu yang berkisah tentang hidupnya
Ramah, sopan dan berakhlakul Karimah, itu yang kulihat dari dia sang pujangga
Ustad, untukmu kutuliskan sedikit imajinasiku tentangmu yang istimewa
Luapkan rasa kekaguman yang luar biasa atas dedikasi yang tinggi namun tetap membumi rendah hati
Jika suatu saat, Allah memberikan izinnya tuk bertatap, betapa itulah anugrah terindah dalam hidupku
Akhlak mulia yang terpancar darimu sungguh membuatku iri
Menjadikanku terus berpacu dengan waktu dalam kebaikan seperti yang kau contohkan
Akulah pengagummu, semua sisi hidupmu yang kutahu, aku menyukainya
Langit menjadi saksi segala pinta dalam dedoa, semoga engkau dan keluarga selalu sehat dan bahagia hingga ke Jannah. Aamiin ....
***
Palu, 26 September 2020
Salam literasi dari Tengah Sulawesi
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
Akrostik yang rancak dan luar biasa.
Kereeen akrostiknya, Bunda. Sukses selalu. Salam literasi
Keren bu
MasyaAllah..Tabarokallah..
Akrostik yanh indah sekali, salam silaturrahmi bunda...
Subhanallah, Masya Allah, Allahu Akbar... Mungkin nama itulah sebagai doa yang dimaksudkan oleh orang tua untuk anak keduanya. Ya Allah semoga kedua orang tua selalu dalam kasih sayang Allah. Bukan sembarang nama, kembali dituturkan dalam akrostik dengan sangat luar biasa oleh teman dan saudara dari seberang sana. Membuat pemilik nama harus sering berkaca diri untuk terus memperbaiki diri. Sedaknya masih ada ruang literasi untuk bakti dan mendekat pada titah Ilahi. Sungguh aku terharu
Yi ha, mantap n keren!Pengagum rahazia!Baarakallaahu fiik
Keren bu.
Keren akrostiknya Bunda. Puisi Pak Khoirul Jamal juga selalu indah. Mantap. Semoga sukses selalu.
Puisi akrostiknya keren banget Dinda.Jadi pengen mengenal dengan pak Khoirul.
Puisi akrostiknya keren banget Dinda.Jadi pengen mengenal dengan pak Khoirul.
Tulisan yang sanngat informatif Bunda .. Salam Literasi.