Sumiati

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Permainan Lesong Panjang

Permainan Lesong Panjang

Tantangan Hari ke 62#Tantangan Gurusiana

Permainan Lesong Panjang

Permainan rakyat adalah permainan yang biasa dimainkan oleh rakyat itu sendiri yang menjadikan sebuah ciri khas dari berbagai permainan yang ada. Di Indonesia, permainan rakyat sangat beragam mulai permainan dari daerah Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi hingga Papua. Semua pulau-pulau tersebut memiliki ciri khas permainannya masing-masing. Namun, karena mudahnya globalisasi masuk hingga sedikit demi sedikit permainan tradisional atau permainan rakyat sudah sedikit peminatnya terutama bagi anak-anak. Mereka lebih menyukai permainan yang berbau nuansa asing.

Alangkah sayangnya banyak permainan rakyat yang menyenangkan dan melatih otot motorik anak harus luntur. Tidak sedikit dari kita yang tidak tahu permainan rakyat yang khas di daerah sendiri seperti di Belitung. Untuk sekarang ini permainan-permainan tersebut sungguh jarang dimainkan karena diduga peminatnya kurang tertarik. Salah satu contoh permainan rakyat di Belitung yang dimainkan dan sempat populer pada zamannya adalah lesong panjang.

Lesong panjang adalah sebuah permaianan tradisional dari Pulau Belitong. Permainan ini menggunakan alat yang sesuai dengan namanya yaitu lesong atau lesung yang merupakan alat untuk menumbuk padi. Jika ada lesung maka juga ada yang namanya alu yaitu media untuk menumbuk padi. Lesong terbuat dari kayu pilihan yang bersuara keras dan jernih. Sebenarnya panjang lesong itu bervariasi dari 1 hingga 1,5 m dengan diameter 25 cm hingga 30 cm. Alu juga memiliki ukuran panjang yang bervariasi dari 75 cm hingga 120 cm dengan diameter 4 cm hingga 6 cm. Lesong dibuat dengan berbagai ukuran sesuai dengan selera pemain.

Sama halnya dengan lesong, alu juga terbuat dari kayu yang keras dan kuat sehingga ketika pemain menumbuknya menggunakan lesong, alu tersebut tidak rusak dan terpecah-pecah. Kayu yang biasa dipilih untuk membuat alu adalah kayu jati atau kayu dari pohon durian. Karena tekstrurnya yang keras dan kuat serta dapat menimbulkan suara yang selaras jika bersentuhan dengan lesong. Untuk lesongnya sendiri itu terbuat dari kayu yang teksturnya sedikit ringan agar memudahkan pemain untuk mengangkat, menumbuk dan memainkan lesong dengan sedikit bergaya

Sebuah peristiwa pasti ada sejarahnya. Begitu juga, dengan permainan lesong panjang. Sejarah penamaan lesong panjang berawal dari kebiasaan atau kegiatan yang sering dilakukan oleh masyarakat di sekitar tempat tinggalnya. Akibat dari kebiasaan tersebut yang menimbulkan efek yang positif dan menyenangkan membuat penduduk menjadikannya sebagai suatu permainan. Alasan lain, karena tidak sedikit anak-anak yang ikut campur dalam kebiasaan tersebut dan memberikan respon ekspresi bahagia dan tertarik hingga pada akhirnya membuat para orang tua merasa terbantu tehadap pekerjaan mereka. Hal yang dinilai sederhana namun memilki berjuta makna yang tak terduga.

Di Pulau Belitung masyarakatnya ada sebagai nelayan ada juga sebagai petani yang tinggal di dekat hutan atau dalam bahasa Belitong disebut ume yang mempunyai lahan untuk bercocok tanam salah satunya adalah menanam padi. pada musim panen padi masyarakat beramai-beramai ke ume, bapak-bapak bekerja memotong padi. Potongan padi yang dipanen akan diserahkan kepada ibu-ibu yang bertugas menumbuk padi. Padi tersebut ditumbuk menggunakan lesung dengan medianya (tempat untuk menumbuk padi) adalah alu. Menumbuk padi bukan satu orang saja melainkan, 4-7 orang yang dilakukan secara bersamaan dan bergantian dalam setiap tumbukan yang diciptakan hingga menimbulkan bunyi ketukan yang berasal dari persentuhan atau pergesakan antara alu dan lesung yang selaras.

Kegiatan menumbuk padi tersebut biasanya diselingi oleh nyanyian para ibu-ibu untuk menghilangkan rasa bosan dan menetralkan rasa penat mereka. Tak sesekali ibu-ibu juga melontarkan candaan dan juga berbagai berbalas pantun. Bunyi yang ditimbulkan dari ketukan alu akan memberikan sebuah nada-nada yang harmonis dan menarik untuk didengarkan. Ketukan-ketukan yang dihasilkan, serta diselingi oleh lagu-lagu daerah Belitong sungguh akan menimbulkan irama yang merdu untuk didengar. Membuat siapa saja yang mendengar ingin mencoba melakukan menumbuk padi sembari bernyanyi.Tak jarang juga menumbuk padi yang biasa saja, akan diselingi oleh sedikit tarian maupun atraksi antar alu dari setiap pemain. Maka selanjutnya permainan tersebut disebut permainan lesong panjang

Dari hal tersebut, orang-orang yang melihatnya akan tertarik dan ingin mencoba untuk melakukannya. Para penduduk juga menjadikan hal ini sebagai permainan sekaligus tardisi sebagai bentuk ungkapan rasa syukur mereka pada Tuhan Yang Maha Esa karena telah memberikan mereka rahmat berupa rezeki yang dituangkan melalui panen padi yang melimpah.Terbiasa kegiatan yang dilakukan seperti ini hingga akhirnya menimbulkan sebuah tradisi sekaligus menjadi permainan rakyat yang unik dan menyenangkan.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar

Agik ade ke urg nyimpan lesong panjang, tradisi ini patut dilestarikan

29 Mar
Balas

Iye, patut di lestarikan

30 Mar

Pasti seru..biadi pingin liat langsung

29 Mar
Balas

Kesini, main ke Belitung, nanti tp kalau sudah aman

30 Mar

Untong gik Ade atraksi ini sesekali di festival wisata. Ank jmn sekarang dpt juak ngeliat.

29 Mar
Balas

Iye, bu. Mudah2an lah agik ade

30 Mar

Permaianan lesong panjang ini ade di Bulu tumbang, ade grup e rajin tampil diundang.

31 Mar
Balas



search

New Post