Catatan Sang Penyepeda
Sejak pendemic saya menyempatkan untuk nggowes di beberapa hari tiap minggunya , membuat lebih banyak waktu mengamati sekeliling. Ternyata seputaran Bogor reliefnya sungguh seksi. Di pedalaman kampung atau menyelusuri tengah kota pun mirip, bergelombang! Tanjakan dan turunan ada di mana-mana.
Melewati tanjakan hati sering berdebar, membayangkan jalur balik nantinya. Ada kesadaran jika nanti saya harus melalui turunan tajam. Ada bimbang, mampukah?
Nyali lebih ciut, salah satunya karena turunan sudah pernah membuat saya njempalik sukses dengan memar dan nyeri di siku dan kaki beberapa minggu. Meski saya pulih dan masih kuat hati nggowes tipis seputar Bogor, ingatan jatuh terguling sering melintas di kepala.
Ternyata perjalanan nggowes seperti cerita kehidupan. Ada saat merambat naik dengan semangat, penuh tenaga, pantang menyerah , sekuat tenaga dikerahkan. Huuupss...,berhasil!
Ketika hidup meluncur layaknya turunan, sering nyali mengkerut ,takut dan limbung. Mengalami peristiwa turun itu sejuta rasa kahawatir dan takut berbaur membuat gemetar. Dengan kesabaran ,strategi, keyakinan dan doa segenap hati pasti akan terlampaui.
Bogor, 26 Desember 2020
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
Ayo semangat bun tanjakan dengan satu kelokan lagi
Semangat yang perlu di tiru
Siapp Bung .