ADA CINTA DI BUNGAKU
Â
Menaman bunga jadi trend di masa pandemik ini. Beberapa bunga pun melambung tinggi harganya bahkan menurut saya, tidak masuk akal. Selembar daun cantik berharga jutaan...,woow! Bagi saya, sepertinya tidak akan terbeli atau tidak akan saya beli karena bertolak dengan hobi berkebun yang tujuannya bergembira. Bisa stres menjaga daun-daun yang mihil itu. Tapi itu pendapat saya..., hehe.
Saya pecinta tanaman , suka merawat bunga. Tentu bunga-bunga yang tidak rewel, mudah diasuh karena memang saya hanya bisa mengganti media tanam, menyiram dan menyapanya setiap berpapasan. Ha,ha..., begitulah perawat tanaman dengan kemampuan minimal! Alhamdulillah tanaman itu selalu membuat saya bahagia dengan daunnya yang indah, bunganya yang lucu atau memberi buah yang bisa kami nikmati.
Bunga-bunga yang saya tanam, biasanya bunga kenangan. Bunga jadul yang mengingatkan saya pada ibu seperti cinta abadi atau episia, kuping gajah, melati, mawar, dan masih banyak yang lainnya. Mungkin bisa dibilang bunga nostalgi. Dan, dari sekian itu, yang favorit bagi saya episia . Nama di kampung saya: cinta abadi. Wow..., nama dan pengharapan yang indah!Â
Tapi itu bunga yang murah ! Iya, tidak masalah. Semua hal punya 'harga' yang berbeda pada masing-masing diri.Â
Ayo berkebun, bertanam apa saja, tidak harus yang mahal harganya. Tanaman membuat sejuk mata, hati gembira dan membagi aura positif.  Hati bahagia membuat kita kuat dan sehat.Â
Salam lestari dengan segenap cinta.
Bogor, 09 Januari 2021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
Kereeen ulasannya, Bunda. Salam literasi
Terimakasih pak Dede
Mantap Bu tulisannya...selamat bertanam bunga..
Terimakasih bund Sri, hayuuukkk
Terimakasih bunda Sri. Hayuuk....