Sugih Permono

Sugih Permono lahir di Medan pada tanggal 22 Agustus 1967. Saat ini tinggal di Jl. Ir. H. Juanda No. 47 Binjai. Tugas di Politeknik LP3I Medan....

Selengkapnya
Navigasi Web
RUMAH MASA DEPAN

RUMAH MASA DEPAN

Tantangan hari ke-20

KISAH-KISAH MOTIVASI (III)Kisah dibawah ini aku ceritakan pada mahasiswaku, agar mereka senantiasa menyadari bahwa apa yang mereka lakukan hari ini sangat menentukan apa yang akan mereka dapatkan di masa depan. Terkadang, seiring lajunya waktu berlalu dan berbagai perisitiwa yang menghampiri serta pengalaman yang telah dijalani, kita bisa lupa dimana posisi kita hari ini, hingga tiba-tiba kita telah berada dipenghujung kehidupan. Setelah tiba di akhir perjalanan tak ada lagi waktu untuk memperbaiki apa yang keliru, kesempatan telah lewat, menyesal tiada gunanya.

Tersebutlah kisah tentang seorang tukang yang bekerja disebuah perusahaan perumahan. Pak Ali sangat dipercaya oleh Bosnya dalam membangun sebuah rumah yang dipesan oleh para klien perusahaan. Ia tidak pernah mengecewakan, ia bekerja dengan baik, rajin dan tepat waktu. Rumah yang ia bangun sering mendapat pujian dari para pemesan karena dikerjakan dengan teliti, rapi dan sangat sesuai dengan desain yang diinginkan oleh pemesan. Namun seiring berjalannya waktu, usia yang bertambah tua, ia juga akhirnya mengalami rasa jenuh dan memutuskan untuk segera pensiun. Lagi pula ia ingin segera bermain dengan cucu tersayangnya yang kini telah tumbuh menjadi semakin besar. Ia ingin istirahat dan menikmati hari tuanya dengan tenang.

Beberapa hari kemudian ia menghadap si Bos, meyampaikan keinginannya untuk pensiun. Alasan turut disampaikan, usia sudah lanjut dan rasa jenuh yang menyergap, ingin istirahat dan bermain dengan cucu menikmati hari tua dengan tenang. Si Bos sebenarnya juga sudah melihat penurunan kinerja Pak Ali, mungkin disebabkan oleh usianya yang semakin tua. Namun tak urung ia terkejut juga ketika mendengar Pak Ali mengajukan pensiun, karena bagaimanapun Pak Ali memiliki reputasi yang baik dalam membangun rumah, banyak pelanggan yang merasa puas dengan hasil karyanya. Tapi begitulah, tekad Pak Ali yang sudah bulat untuk pensiun, tak bisa dihalangi lagi. Si Bos menerima pengajuan pensiun Pak Ali dengan syarat Pak Ali bisa mengerjakan satu lagi tugas untuk membangun sebuah rumah, setelah itu Pak Ali bebas dari tugas-tugasnya selama ini.

Pak Ali senang pengajuan pensiunnya diterima, namu ia juga kecewa karena masih harus mengerjakan tugas membangun sebuah rumah. Ia berharap sudah bisa beristirahat, berjalan-jalan menikmati hari tuanya dengan anak dan cucunya. Namun karena ini permintaan terakhir, maka dengan berat hati diterimanyalah tugas tersebut. Karena ini tugas terakhir, sementara fikiran sudah ingin istirahat saja, ia mengerjakan tugasnya tanpa motivasi, toh apapun jadinya rumah ini, ia akan pensiun juga. Apa yang kemudian ia kerjakan adalah rumah asal jadi saja, bahan-bahan yang digunakan juga bukan bahan-bahan terbaik, sudut-sudut bangunan itu juga tidak rapi, tidak tegak lurus. Ia memang mengerjakannya dengan ngedumel, mengapa masih juga disuruh kerja, apakah tidak cukup yang sudah ia kerjakan selama ini. Akhirnya selesailah tugas terakhir tersebut, rumah itu berdiri dengan bangunan sekedar saja, apa adanya saja. Si Bos kemudian datang melihat rumah itu telah selesai dan berkata kepada Pak Ali, “Pak Ali, saya berterimakasih telah anda bantu selama ini, terimakasih atas kerja kerasnya selama ini, maka untuk membalas jasa Pak Ali itu, terimalah rumah yang bapak bangun ini sebagai hadiah dari kami, semoga bapak berkenan dan dapat nyaman tinggal di dalamnya”.

Betapa terkejutnya si tukang kayu ini, betapa malu dan menyesalnya ia. Seandainya ia tahu bahwa sesungguhnya ia mengerjakan rumah untuk dirinya sendiri, ia tentu mengerjakannya dengan cara yang lain sama sekali. Dengan ratap hati kecewa ia terima kunci itu dari tangan bosnya. Tangannya gemetar dan persediannya kaku serasa dilolosi, Ia jatuh terkulai. Kini ia sadar akan menempati rumah yang berantakan itu, sebagai hasil karyanya sendiri.

Begitulah terkadang dengan kehidupan kita. Kita membangun kehidupan kita dengan kerja seadanya saja, berusaha ala kadarnya, tidak tekun dan sungguh-sungguh. Kita suka mengeluh saat menemukan hal-hal yang tak sesuai dengan yang kita harapkan, padahal boleh jadi itulah yang terbaik untuk kita. Kalian mahasiswa camkanlah cerita ini, saat kalian merancang, meniti dan membangun kehidupan kalian hari ini. Apa yang kalian lakukan hari ini maka akan seperti itulah yang kalian dapatkan nantinya. Menjadi mahasiswa itu meletihkan, capek, begitu banyak yang harus dipelajari, ujian, tugas, praktikum dan seterusnya. Ya, menjadi mahasiswa memang capek dan meletihkan, tapi itulah fase yang harus dilalui dalam hidup kalian. Jika kalian menjalaninya dengan tetap menjaga ketekunan, keseriusan, ketelitian, kerja keras namun tetap riang gembira maka insya Allah masa depan kalian akan cerah dan cemerlang. Tapi jika keluhan saja yang keluar, kecewa dan setumpuk fikiran negatif lainnya, maka kalian akan belajar seadanya saja, ogah-ogahan, akibatnya kalian akan mendiami rumah masa depan seperti yang ditempati situkang kayu itu, rumah yang berantakan yang akan disesali, itulah masa depan kalian. Orang sukses itu penuh dengan bekas-bekas luka, jatuh bangun silih berganti, tetap semangat apapun yang terjadi.#TantanganGuruSiana

Binjai, 3 Februari 2020.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar

Super sekali mas, gimana dengan rumah kita, ha ha, semoga sehat terus, dimurahkan rezeki dan dimuliakan Allah

03 Feb
Balas



search

New Post