CINTA SESUNGGUH ( TAGUR 27516)
CINTA SESUNGGUH
Oleh: Suesilowati Sukirman
Terbersit rasa
Pada ingin yang terpendam lama
Sebelum fajar berjalan menjemput siang bersahaja
Hatiku gamang dilanda hujan asa
**
Sesaat saja… bisakah senyum itu kembali
Lengkapi hari-hari sepi yang kian menepi
Wakili jiwa yang menanti datangnya mentari
Bersama rindu pada liuk nyiur di sore hari
**
Berjalan sendiri dengan telanjang kaki
Mimpiku bagai terbawa banjir di hati
Kala mata padu pada sedih yang menyendiri
Terbuang dalam gelak tawa dan tari penyanyi
**
Langkah-langkah lupa irama
Berjoget tanpa tahu dendangnya
Ikuti mau banyak suara
Kerontang jiwa mencari makna
**
Berhentilah
Meski tubuh bagai terbunuh
Dan kaki lumpuh
Bukankah puguhmu masih utuh
Tidakkah itu membawamu berlabuh
Ketepian cinta pada yang sesungguh
**
Jakarta, 15/11/2021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
Kereeen puisinya, Bunda. Salam literasi
alhamdulillah. terimakasih bapak, salam literasi dan sehat selalu ya pak