(97) Mangga Bawah dan Mangga Atas
Menikmati sajian buah yang dipetik dari halaman sendiri memiliki sensasi yang sulit diungkap kata – kata. Rasa manisnya menjadi berlipat karena dibumbui rasa bangga telah ikut andil dalam ketahanan pangan ( cie cie … sok ilmiah).
Ada tiga pohon mangga Arumanis di depan rumah. Bila musimnya tiba, buahnya yang manis bergelantungan sangat lebat. Dari tahun ke tahun panen selalu berlimpah dibagi tetangga kanan kiri juga teman – teman di sekolah. Dalam hitungan menit ember besar isi buah mangga langsung habis di serbu bapak ibu guru.
Tahun ini panen mangganya bikin hati pilu meski tetap manis dan berlimpah. Pilu karena tak ada lagi yang membantu memanennya. Anak-anak pergi merantau ke kota sebelah. Manggaku diatas berguguran menua dan busuk di tanah. Kalau yang bawah, ga masalah masih bisa kujamah.



Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
Mau
ayo bun Ke Semarang...
Wow.. keren bu.. mangganya.. dududu... mau bu
Mantaaap mangganya...mauuuu
boleh boleh boleh bunda Eva... terimakasih kunjungannya ya
Mantaaap mangganya...mauuuu
wwahh itu to maksudnya ha..ha. jadi paham mangga atas bawah..kirimi bu he..he.
ha ha ha ....bisa juga juga judulku mengusik Sang Maestro untuk berkunjung... terimakasih pak Eko Adri atas kunjungannya
Masya Allah mau dong bu manggangnya
Boleh boleh bunda Erwin..terimakasih kunjungannya
Wah, bikin ngeces ini bu...
tenang bun ntar dipinjami serbet. thanks dah berkunjung ya sist.
Duhh itu mangganya... Mau dong buuu hehe
boleh boleh bunda Susi. thanks kunjungannya ya...
Enak punya tanaman sendiri. Bagus tulisannya
Terimakasih bunda Nurma atas kunjungannya
Hahaha.... sebelum membaca dan setelah membaca beda dg yag dibayangkan. Tulisan yang luar biasa.
Ha ha jebakan batman ya pak Puja. Terimakasih kunjungannya
Suka skali liat halaman rumah yg isiny tanaman buah dan sdg berbuah. Rasanya pengin ikut saat memanen. Skaligus makan ditempat dan mbungkus..hahahaha
ayo ayo ayo... pintu dibuka sangat lebar. thanks kunjungannya bu Katarina