Siti Nurul

Belajar menulis, semoga konsisten...

Selengkapnya
Navigasi Web

Ondel ondel mini (menulis hari ke 31)

“Bude mau lihat ondel ondel aku tidak?”, si kecil Rashid memanggil manggil dari pintu pagar rumahnya. Rashid berlari mengambil ondel ondel kedalam rumahnya, tidak lama kemudian, dia sudah mengangkat ondel ondel yang tingginya hampir setinggi badannya yang baru berusia 3 tahun. Saya pun menyaksikan bocah lucu ini dengan ondel ondel kesukaannya. Rashid memang sangat suka ondel ondel. Ketika masih tinggal dirumah eyangnya di daerah Duren Sawit, hampir setip sore ondel ondel lewat sambil membawa kaleng untuk diisi uang oleh warga yang menyaksikan. Awalnya Rashid takut. Lama kelamaan sudah terbiasa bahkan mau memegang. Ayahnya membuat ondel ondel dari gabus dan kain sarung, rambutnya terbuat dari lidi yang dikelilingi kertas mengkilap, dengan bangganya Rashid memamerkan ondel ondel gabus buaatan ayahnya. Saat Rashid ulang tahun, tantenya menghadiahkan ondel ondel mini berwarna merah.

Setiap sore Rashid dan teman teman seusianya memainkan ondel ondel secara bergantian, mereka masuk kedalam kerangka ondel ondel dan mulai berkeliling komplek yang hanya berjumlah 12 rumah. Satu orang memegang kaleng bekas cat untuk meminta receh/ ngamen ondel ondel tetapi tanpa musik, bahagianya anak anak berlari kesana kemari sambil bermain ondel ondel.

Sebelum pandemi dan saat pandemi pemain ondel ondel semakin banyak berkeliaran, mereka keliling komplek untuk mendapatkan rupiah, kebanyakan pemainnya adalah anak anak remaja. Sebelum masa pandemi, di kantor saya hampir setiap menjelang sore, disaat kami keluar gedung untuk pulang, datang beberapa pemain ondel ondel di depan pintu gerbang keluar kantor kami, awalnya kami senang dan bangga bahwa kesenian betawi ini masih ada dan lestari, tetapi karena setiap hari mereka datang, dengan diiringi suara musik yang terdengar sampai ke lantai 8 (ruangan saya bekerja), para penghuni kantor mulai tidak nyaman dengan kehadiran mereka, seringkali para ondel ondel memaksa agar kami mengeluarkan uang, rasa simpati berubah menjadi agak jengkel melihat perilaku pemain ondel ondel ini.

Ondel ondel biasanya tampil berpasangan, yang laki laki berwarna merah dan yang perempuan berwarna putih. Diiringi alunan musik yang kencang dari speaker. Ondel ondel adalah bentuk pertunjukan rakyat betawi yang sering ditampilkan dalam pesta rakyat. Ondel ondel berbentuk boneka besar yang terbuat dari anyaman bambu, sebelum dikenal sebagai kesenian khas dari Betawi, ondel ondel adalah sebagai penolak bala. Oleh karena itu tidak mengherankan jika wajah ondel ondel memang sedikit menyeramkan sehingga membuat anak anak menjadi takut. Saya sampaikan pada Rashid jadilah ondel ondel yang baik, mau berbagi, sholeh dan suka menolong orang lain.

“Bude bantuin aku ya, bude pegang kaleng uangnya, aku yang jadi ondel ondelnya, nanti uangnya kita kasih sama pengemis”. Dan saya pun mengikuti permintaan Rashid si ondel ondel mini.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar

wah .... bisa penuh tuh kalengnya kalau bu nurul yang keliling

23 Nov
Balas

Tulisan mengalir dan enak diikuti Bu Siti Nurul..salam litetasi..

23 Nov
Balas

terimakasih pak Gun motivasinya...

23 Nov

Hehehehe.... iya bu Indah

23 Nov
Balas

Waahhh Bu Nurul keren...

23 Nov
Balas

terimakasih bu Ida

23 Nov

Kalo nulis berdasarkan pengalaman pribadi rasanya memang lebih nyata ya bu, krn kita ada dan terlibat dalam cerita tsb. Keren bu Nurul

24 Nov
Balas

Nuhun bu Diar

24 Nov

lucuuu bangeeetKaleng nya penuuuh duit deh

23 Nov
Balas

hehehe, recehan...

23 Nov



search

New Post