PAPAN KUCING LUCU YANG HILANG
PAPAN KUCING LUCU YANG HILANG
Sudah 2 tahun Ping memiliki Kucing yang selalu menemaninya. Dikala Pagi ketika ia sarapan maupun sore ketika ia bermain. Nama kucing lucu itu adalah Papan, seekor kucing kecil lucu nan mungil. Papan ini dipelihara oleh Ping ketika Ia masih kecil. Ping mendapatkan kucing mungil ini dari Irfan temannya. Oleh sebab itu kucing mungil itu diberi nama Papan.
Ping merawat kucing tersebut dengan memberinya makan dan juga minum. Kucing tersebut sangat manut sama Ping, tidak pernah sekalipun kucing tersebut memberontak, mencakar atau melukai Ping. Ping kerap memberi makan sambil mengajak papan untuk ngobrol, walaupun Ping tahu bahwa papan tidak akan pernah bisa berkomunikasi dengan nya.
Kucing yang diajak berbicara atau yang sekarang bernama Papan itu hanya fokus dengan makanan yang diberikan tadi. Namun, dengan begitu Ping menjadi sangat senang karena sekarang Ia sudah memiliki teman di rumah walaupun hanya seekor hewan peliharaan.
Ping adalah seorang anak berumur 12 tahun yang lahir dari keluarga sederhana. Keluarga Ping sangat suka dengan hewan peliharaan terutama kucing.
Suatu hari Ping sangat kebingungan mencari Papan. Karena saat pulang sekolah, Ping mencari Papan yang biasanya ada di rumahnya namun waktu itu, Papan tidak ada disana. Ping sudah mencarinya ke seluruh rumah tetapi, Ping masih tidak bisa menemukan si Papan Kucing mungil nan lucu itu. Waktu itu, Ping merasa sangat sedih karena kucing peliharaan kesayangannya hilang.
Tidak hanya Ping saja yang kebingungan mencari, namun Keluarganya ikut mencari Papan Kucing yang lucu. Ping sempat bertanya ke tetangga di depan rumah Ping. "Mohon maaf pak uji, apakah bapak melihat papan kucing kesayangan saya?" "Tidak nak saya tidak melihatnya" Ujar bapak Sahuji.
Ping dan keluarga kebingungan mencari Papan, karena sudah bertanya kesana kemari tidak ada yang melihat Papan.
Karena hari mulai petang akhirnya Ping dan keluarganya memutuskan untuk berhenti melakukan pencarian dan memutuskan untuk pulang.
Sesampainya di rumah adik Ping yang bernama Azmil melihat Papan sedang tertidur pulas diatas pohon mangga.
Azmil langsung bergegas memanggil kakaknya "kak, kak Ping sini kak... Ini papan kak ternyata ada di atas pohon mangga"
Saat melihat papan yang baik-baik saja dan sedang tertidur pulas Ping merasa lega dan seketika rasa khawatirnya hilang. Kemudian, Ping menurunkan Papan dari atas pohon dengan bantuan adiknya.
Dari kejadian tersebut, Ping dan keluarganya berusaha menjaga Papan sebaik mungkin.
Ping, sayang sekali dengan si Papan yang menjadi teman setianya setiap hari.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
Kereeen cerpennya, Bunda. Salam literasi