DINDING RUMAH
Maka ketika Nabi Khidir AS yang menegakkan dinding rumah seseorang di kampung bakhil yang sudah miring hendak roboh, sedang Nabi Musa AS terheran-heran hingga permintaan Nabi Khidir untuk tidak bertanya kenapa dilakukan, dilanggarnya. Pada peristiwa ini, ada sesuatu petunjuk yang hendak dijelaskan oleh Nabi Khidir , dimana dinding rumah yang akan roboh itu pemiliknya adalah dua anak yatim keturunan orangnya yang saleh, yang di dalam tanah itu tersembunyi harta karun.
Karena orang tuanya yang saleh itulah maka akan terjaga harta dan keturunannya. Dan hal ini nyatanya adalah mengajarkan kita untuk "menegakkan keimanan kita" sebagai orang tua agar keturunan kita akan dijaga, tentu saja semoga anak-anak menjadi anak yang soleh. Menjaga dengan menegakan dinding keimanan disetiap saat, supaya hidup kita kelak tidak roboh.
Dalam konteks kekinian zaman, maka kita dapat saksikan saat ini aspek-aspek kemanusiaan sudah sangat miring hendak roboh. Hukum tidak ditegakkan, keadilan jauh dari harapan alias miring dan mau roboh. Ada dekadensi moral atau ada kemiringan nilai-nilai (moral), dan lain-lain. Sejatinya, ajaran Nabi Khidir dan Musa, dapat kita saksikan saat ini. Mari kita menegakan kebaikan, memperkokoh iman dan ketaqwaan seperti yang diajarkan Nabiullah Khidir, dengan meneladani sikap-sikap Baginda Rasulullah SAW.
================
Limo, Depok. Rabu, 26 Mei 2021
Siswandi Adi Nugroho
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
Keren ulasannya
terimakasih bu sdh berkunjung, salam literasi
Mantap Pak ulasannya. Sukses selalu. Salam literasi
terimakasih bu Seir HH, salam literasi, sukses juga untuk ibu...