Tanggal, 12 Juli 2022. Moderasi beragama bagi siswa
Indonesia merupakan bangsa yang kaya dengan budaya ,adat istiadat, suku ,Ras dan keberagaman Agama. Bangsa yang bernaung dibawah NKRI dan komit terhadap Panca sila dan Undang undang Dasar 1945. Dalam memelihara keutuhan bangsa dan negara, melalui FKBU dibangun kerukunan umat beragama untuk mewujudkan keharmonisan antar sesama umat beraganma, interen umat beragama dan antara umat bergama dengan pemerintah. Mengembangkan sikap toleransi antara umat beragama, sehingga kebersamaan dan persatuan bangsa dapat bejalan lanaggeng dan damai.
Pada tahun 2019 dikembangkan moderasi beragama pada setiap lini dkehidupan dan lapisan masyarakat .Moderasi beraga diopmalkan melalui peran dosen, guru, penyuluh agama,pengawas pendidikan, penghulu dan ASN kemenag serta organisasi untuk mendukung moderasi beragama dan mengkampanyekannya ditengah masyaarakat. Meningkatkan kominikasi dan kerjasama dengan dengan seluruh pemangku kepentingan masyarakat dan instansi pemerintah. Untuk mengenali moderasi beragama akan dikemukakan pengertian dari moderasi beragama.
Menurut bahasa, Moderasi berasal dari bahasa latin, moderatio yang berarti: kesedangan.
( tidak berlebihan dan tidak kekurangan. ) penguasaan diri dari sifat sangat berlebihan dan kekurangan .
Menurut KBBI mengartikan moderasi sebagai pengurangan kekerasan dn penghindaran keekstriman. Bersikap wajar, biasa saja dan tidakbersikap ekstrim. Tidk berpihak ,menegedepankan keseimbangan , dalam hal keyakinan, moral dan watak Ketika memperlakukan orang lain secara individu maupun ketika berhadapan dengan institusi negara. Dalam bahasa agama moderasi diartikan berada ditengah , adil dan berimbang.penengah, pendamai
Menurut istiah, Moderasi berati : Sikap dan pandangan yang tidak berlebihan , tidak ekstrim dan tidak radikal, sinergi antara keadilan dan kebaikan ,menyeimbangkan kebutuhan spritual dan kebutuhan materi. Orang Islam adalah umat yang mampu berlaku adil dan orang yang mengutamakan kebaikan.
Beragama berarti : menganut agama. Menebar damai,menebar kasih sayang, kapan pun
dimanapun , kepada siapapun,.
Beragama bukan untuk menyeragamkan keberagaman, tetapi menyikapi keberagaman dengan penuh kearifan bahwa kedatangan agama untuk mrngatur harkat dan martabat kemanusiaan agar senantiasa terlindungi. Jangan menjadikan agama untuk merendahkan antara satu dengan yang lain. Menjaga perilaku diri, menjaga hati, mnjaga negeri dan seisi alam
Tujuan moderasi beragama:
1. Untuk mengembangkan sikap keberagamaan yang toleran ditengah masyarakat,.
Masyarakat banyak diliputi keteganagan, mengklaim kebenaran yang absolut dengan unsur subjetifitas, penolakan terhadap ajaran agama, berkembangnya paham radikalisme dan skularisme, Munculnya kekerasan dan terorisme yang mengatasnamakan agama dan jihad .
2. Moderasi beagaama penting untuk menjaga keutuhan NKRI.
Melalui kebinnekaan dapat merangkul umat beragama sebagai satu kekuaatan dan
menjaga keutuhan bangsa. Agama menjadi roh utama menjaga kemajemukan sosial
bangsa Indonesia.
3. Siswa dapat bersikap netral, menebar kedamaian dan kasih sayang dimana saja berada
kepada siapapun.
Tolak ukur moderasi beragama adalah menegakkan sikap keadilan ( tidak berpihak ) dan mempormulasikan kebaikan ditengah masyarakat. Moderasi beragama dijadikan salah saru materi pendukung dalam MATSAMA siswa baru MTsN I pasaman . Bagi seorang siswa memahami Moderasi beragama sangat penting untuk membuka wawasan keberagama n dilingkungan masyarakat, sehingga memiliki budi pekerti yang baik dan menebar perilaku yang baik ( akhlakul karimah ) dalam pergaulan baik dilingkungan keluarga , sekolah dan masyarakat.
Siswa harus kuat penganut agama /inti pokok ajaran agamanya, dibarengi nilai kemanusiaan, perbedaan agama bukan menjadi persoalan yang menggnggu keharmonisan.
Adanya kesepakatan bersama antara yang beragam untuk menati konstitusi dan aturan yang berlaku, untuk saling bekerja sama satu dengan yang lain dan toleransi antara sesama . Moderat bukan berarti lemah dalam beragama, bukan berati tidak fanatik terhadap agamanya. Tapi hidup dalam kedamaian dan menghindari bumi Indonesia menjadi ladang permusuhan, ,kebencian, pertikaian, kekerasan dan terorisme. Kerukunan umat beragama dan toleransi umat beragama akan pondasi menjaga keutuhan bangsa. Mari kita jalin persatuan dan keasatuan bangsa memalui moderasi beragama.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar