Sholihulhadi

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
BUMI

BUMI

BUMI

~Sulit mengingkari , sebab penting kenapa umat manusia semenyedihkan sekarang karena banyak manusia - khususnya pemimpin - yang tidak berhasil menyelaraskan diri dengan bumi. Padahal, alam kekuatannya terlalu besar untuk dilawan oleh manusia. Agar para sahabat sehat selamat, berikut langkah sederhana menyelaraskan diri dengan bumi.

1. Menyelaraskan tubuh fisik dengan bumi. Ini sebaiknya dilakukan dengan cara mengkonsumsi makanan yang langsung datang dari alam seperti sayur dan buah. Lebih disarankan memakan sayur dan buah setempat (lokal) karena vibrasi energinya serupa dengan vibrasi Anda. Gunakan makanan sebagai kendaraan untuk menuju keseimbangan. Karena Guruji tinggal di gunung, nyaris setiap hari makan ikan yang datang dari laut. Sahabat yang tinggal di pantai, disarankan mengkonsumis banyak sayur yang datang dari gunung. Pada saat yang sama rawat alam sekitar seindah mungkin. Setidaknya tidak membuang sampah sembarangan. Bagus jika menata taman di rumah. Lebih bagus lagi jika bisa sesedikit mungkin melukai alam. Dari sedikit menggunakan tisu sampai sedikit menggunakan bahan kimia. Yang terbaik jika bisa merawat hutan.

*2. Menyearaskan pikiran dan perasaan dengan bumi. Pikiran manusia, demikian telah disimpulkan lama di fisika kuantum, bisa mengubah hal-hal kecil seperti atom dan molekul, sampai hal-hal besar seperti lingkungan sekitar. Untuk itu, jauhkan diri dari pikiran negatif. Sambil ingat, pikiran negatif tidak pernah bisa melahirkan kehidupan yang positif. Pada saat yang sama, kembangkan pikiran positif-holistik yang tidak memandang alam sebagai lingkungan, tapi menempatkan alam sebagai bagian dari tubuh kosmik Anda sendiri. Langkah praktisnya, gunakan malam sebagai waktu istirahat, gunakan siang sebagai waktu berbagi Cahaya. Musim panas yang banyak Cahaya adalah waktu untuk mengambil Cahaya darii luar. Musim hujan yang sedikit Cahaya adalah waktu untuk menemukan Cahaya di dalam. Diantara semua jenis perasaan, yang paling membantu manusia agar selaras dengan alam adalah hati yang selalu bersyukur.

*3. Menyelaraskan tubuh sosial dengan bumi. Sedewasa apa pun seseorang, lingkungan tetap memiliki pengaruh. Semasih belum dewasa, apa lagi masih goyah dan sering marah, bertumbuhlah di lingkungan yang memungkinkan jiwa selaras dengan alam sekitar. Menjauhlah secara sopan dari lingkungan yang melukai alam. Dari orang yang suka menembak burung, manusia yang sembarangan membuang sampah, sampai dengan ia yang melukai hutan. Pada saat yang sama, kembangkan pergaulan yang bersahabat dengan alam sekitar. Di keluarga Compassion kami punya saudara dekat bernama Kadek Optimis di Sririt Bali Utara. Tanpa ada yang meminta, tanpa masuk berita, sudah bertahun-tahun menyapu dan merawat taman sebuah tempat suci di sana. Seindah merawat taman di hotel berbintang 5. Tidak jarang beliau mengangkut sendiri sampah-sampah yang dibuang di pantai. Sebagai hasilnya, beliau sekeluarga tumbuh menjadi keluarga yang sangat sehat.

*4. Menyelaraskan tubuh spiritual dengan bumi. Hati-hati dengan pilihan kata dalam keseharian. Kata-kata tidak saja jembatan pesan, tapi juga mempengaruhi lingkungan di luar dan di dalam. Gunakanlah kata-kata yang lebih sopan dan halus. Berdoa adalah pilihan indah dalam hal ini. Doakanlah agar semua mahluk berbahagia. Meditasi penuh harmoni juga pilihan lain. Sebagaimana kerap dibagikan di sesi bimbingan meditasi, Anda adalah alam semesta yang meminjam tubuh manusia. Dengan kata lain, Anda mencakup baik kegelapan maupun Cahaya. Belajar tidak serakah hanya mau Cahaya (baca: senang, gembira), tapi menolak kegelapan (sedih, bad mood) secara berlebihan. Bersahabat indahlah dengan keduanya. Jika sedih-senang, duka-suka diibaratkan gelombang lautan, Anda adalah seorang peselancar. Papan selancarnya bernama senyuman.

(by Gde Prama Compassion)

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar




search

New Post