Jingga Matahari (Tagur 5)
Jingga Matahari
Hari ini tak tampak seperti biasanya
Aku berada pada labirin tak bernama
Kala itu mentari masih bersama
Memberikan isyarat untuk bergegas
Hari ini jarum jam berlalu dengan cepat
Aku mulai susuri lorong itu
Tampak ada sedikit pun petunjuk
Arah mana yang hendak dituju
Hari ini terik matahari tampak minta maaf
Terlalu cepat hendak bersemayam
Pamit tanpa memberikan rasa
Sementara aku masih separuh jalan
Hari ini kulihat langit tampak jingga
Warna yang akan memberikan janji
Semua pasti ada saatnya
Melalui rentang waktu pada titik temu
Yasmin, 4 Desember 2021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
Semua pasti ada saatnya. Puisi indah dengan diksi menawan. Semoga sehat dan sukses selalu buat Ibu Setia Restiani