setia restiani

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Cerita Aku (Tagur 4)

Cerita Aku (Tagur 4)

Cerita Aku

Oleh Setia Restiani

Aku hanya seorang yang memungut remah ilmu

Dari bangku kayu yang sudah usang

Dengan kapur yang tergores pada papan tulis lapuk

Pada dinding tanpa warna cat sedikit pun.

Aku hanya punya api membara dalam dada

Untuk menyalakan kehidupan yang tampak redup

Tertiup angin bergoyang tanpa arah sudah biasa

Namun, langkah terus terayun meski tanpa pegangan

Aku pun tersenyum kala riuh rendah mulai terdengar

Acungan tangan semakin melangit

Hingga awan enggan berserak

Sinar surya tetap bersama kemilau emasnya

Tapak tangan pun tengadah

Mengucap syukur

Yasmin, 6 Desember 2021

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar

Mantap puisinya, Bu. Salam sukses selalu!

06 Dec
Balas



search

New Post