'SILATURRAHMI, Sirami Rohani' (2)
Di Ahad, 8 Desember 2024 kegiatan rutin para pensiun guru dan pegawai UPTD SMPN 1 Kec. Payakumbuh digelar di kediaman Bapak Syofiardi di nagari Taeh Kab. Limapuluh Kota. Kehadiran pensiunan guru dan pegawai lebih dari 25 orang, bahkan ada yang membawa keluarga suami atau istri, anak, dan cucu.
Selain silaturrahmi, juga diselipkan acara arisan. Tujuannya, dengan arisan tersebut dapat memperkokoh jalinan persaudaraan. Sebagai contoh, apabila ada sahabat yang membutuhkan dana ketika itu, maka arisan tidak perlu cabut nomor melainkan dengan penuh ikhlas akan melapangkan beban sahabat. Akan tetapi, hal semacam itu jarang terjadi disebabkan para purna tugas sudah merasa bahagia dengan tidak punya beban seperti dulunya. Sehingga arisan dijadikan pusat hiburan untuk menghangatkan suasana.
Menurut penuturan Bapak Ibu para purna tugas, mereka hadir lebih mengutamakan melepas rindu dengan teman satu atap di tempat kerja dulunya. Sambung mereka lagi, setelah pertemuan dilakukan, muncul energi positif dari hati dan pikiran. Bercerita tentang anak-anak, siswa yang lucu, dan banyak hal lainnya yang menjadikan perasaan nyaman.
Nilai tambah yang diperoleh dalam kegiatan mulia ini, adalah memberi dan menerima santapan rohani dari kita ke kita. Begitu istilahnya, karena yang menyampaikan tausiah Bapak purna tugas secara bergiliran. Kali ini pembawa acara Bapak A Khusairi Jalil yang akrap dipanggil Pak Un, memberi kesempatan kepada Pak Noviandri (mantan Kepsek) untuk menyampaikan santapan rohani. Judulnya sangat sederhana, yakni Penting menjaga perasaan. Uraian dari judul yang singkat tersebut telah mengundang para pendengar untuk mengajukan pertanyaan. Bahkan ada juga pertanyaan yang keluar dari topik pembicaraan, karena begitu bersemangatnya. Namun, semua pertanyaan dapat diselesaikan melalui diskusi para purna tugas tersebut. Alasannya, semua adalah orang hebat yang penuh semangat.
Mantan guru Bahasa Inggris, Bu Hj. Masrita begitu ceriahnya kendati pun sudah diusia senja. Bu Evie Linda, Bu Gusmaneli, Bu Opet, Bapak M. Nasir, Bu Yetti, Bu Elida Yenti, Bu Yurni dari tenaga kantor pun tak kalah bersemangat. Banyak lagi Bapak Ibu yang tidak ditulis nama perorangan, tapi saat itu telah memberikan motivasi kuat untuk terus mendukung acara mulia ini. Alhamdulillah.
Terakhir sebelum pengambilan dokumentasi atau foto bersama, jamuan makan siang yang dihidangkan di tengah hadirin tentunya disikat habis. Maklum selera yang tua, tak mau kalah dengan yang muda. Apalagi di siang itu merupakan saat yang paling nikmat untuk menikmati hidangan yang super menggoda.
Terima kasih untuk semua, teriring doa untuk kesehatan dan kebahagiaan bersama.
Salam kompak
Semangat terpelihara
Senyummu adalah sukaku
Pelihara hati, jaga perasaan.
❤️❤️





Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar