Kota Mati
Hari ini hawa berbeda Rembulan berbalut duka
Hujan lebat melingkupi
Hentakan petir mengiringi Keheningan malam memanggil Berhiaskan langit kelam lebam Udara mendinginkan poripori kulit Suara guguran air terdengar lepas Orangorang tadi kian kemari,
Kini tandas di telan bumi Jalanan di sesaki oleh Butiran air hujan yang Menciumi bibir trotoar
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
Mantap Surantap Pak
Makasih banyak ibu