Tagur 1178 Mengenal KH Muhyiddin, Ulama dan Pejuang dari Tanah Sunda
KH Muhyiddin merupakan seorang ulama karismatik tersebut lahir di Garut, Jawa Barat, pada tahun 1878 M. Tanah kelahirannya berada di Kampung Banyuresmi. KH Muhyiddin merupakan putra dari pasangan suami istri, Ahmad Narif dan Eno.
Dimana sejak berusia anak-anak, spirit pembelajar telah terpatri dalam dirinya. Ketertarikannya untuk mempelajari ilmu-ilmu keislaman pun mulai terbentuk. Untuk belajar agama lebih dalam, ia pun nyantri di beberapa pesantren di daerah Garut. Pesantren terakhir tempatnya menimba ilmu adalah milik KH Abdul Hamid. Di kemudian hari, seorang putri Kiai Abdul Hamid menjadi istrinya.
Bahkan tidak hanya bergabung dengan Hizbullah, KH Muhyiddin menjadikan Pesantren Pagelaran I ( Tanjung Siang ) sebagai markas pelatihan dan penggemblengan mental para pejuang. Disamping itu KH Muhyiddin pernah meminpin pasukan yang lebih besar yang bermarkas di Cikawari bersama pasukan BKR yang dipimpin Kolonel Sukanda Manggala Brata.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar