Puisi Personifikasi -13. (Aku Sebuah Sumur)
Aku adalah sebuah sumur
Namaku Sumur Badar
Aku terletak antara mekkah dan Madinah
Para musafir selalu menyinggahiku untuk mengambll airku
Pada suatu hari aku menjadi sangat terkenal
Karena aku dijadikan tempat peperangan
Perang itu dikenal dengan perang Badar
Dan kejadian itulah yang menorehkan sejarah bagiku
Peristiwa itu terjadi pad a tanggal tujuh belas Ramadhan
Tahun ke dua setelah nabi Muhammad hijrah ke Madinah
Orang kafir quraisy membenci nabi
Kebenciannya bertambah setelah nabi bersatu dengan Madinah
Mereka malah hidup berdampingan seperti saudara
Orang mekkah yang berhijrah disebut Muhajirin
Sedangkan orang Madinah yang menerima disebut Anshar
Suatu hari kaum muhajirin mendengar berita
Kafilah dagang quraisy
Di bawah pimpinan Abu Sufyan
Datang dan Damaskus menuju mekah
Mereka ingin merampas barang daganganya
Karena harta mereka di mekah banyak yang dirampas
Berita itu sampai ke Mekkah
Orang kafir quraisy menjadi marah
Mereka mempersiapkan seribu orang ahli perang
Seratus tentara berkuda
Umat islam menyongsong kedatangan musuh
Meski jumlahnya hanya tiga ratus
Dan hanya memiliki dua tentara berkuda
Mereka tak gentar
Rasul tiba ditempatku yaitu sumur Badar
Rasul hendak menempatkan tentaranya jauh dari aku
Tetapi ada yang usul agar bertahan saja didekatku
Supaya tak kekurangan air nanti
Rasul menerima usul itu
Juga untuk menghalangi musuh agar tak mengambil air
Orang quraisy datang dengan tentara yang tangguh
Peralatan yang lengkap
Perang segera dimulai
Mula-mula dengan pedang satu lawan Satu
Dari Mekkah tampil syaibah dan walid anaknya
Dari madinah tampil Ali bm Abi thalib
Ali memenangkan perang pedang ini
Setelah itu baru perang secara menyeluruh
Terdengar Abu Jahal berseru:
"Hai orang mekkah menyerbulah" jadi orang quraisy yang memulai
kemudian mereka menyerbu ke tengah medan perang
Meskipun jumlah tentara madinah sedikit
Tetapi bermodalkan kebenaran
mereka bertarung seperti singa
Muhammad ikut berperang
Aku melihat sendiri
Pemuka qurasy mulai berguguran
Namun karena tentaranya banyak
Orang quraisy tampaknya masih tangguh
Abu bakar-mulat cemas dan meminta agar rasul berdo'a
Dan rasul pun berdo'a:
Hai zat yang hidup dan berdiri!
Hai zat yang hidup dan berdiri!
Sebentar kemudian rasulullah berkata kepada Abu Bakar dan umat islam
"Bergembiralah,! Kemenangan berada dipihak islam!"
Kata-kata rasul itu bagaikan segelas air di padang pasir
Kaum muslimin bertambah kuat semangatnya
Lalu menyerbu dengan dasyat ke tengah musuh
Akhirnya tentara quraisy terpukul mundur
Bercerai berai
Kemenangan ada dipihak kaum muslimin secara gemilang
Banyak tawanan perang yang di bawa ke madinah
Mereka boleh pulang setelah ditebus dengan uang
Bagi yang tidak punya
Mereka wajib mengajari membaca dan menulis
Masing-masing sepuluh orang
Setelah bisa maka tawanan boleh pulang
Kini umat islam telah jaya
Banyak dari mereka yang berkunjung ke tempatku
Mereka ingin memperoleh airku
Dan menyaksikan aku
Sebagal tempat bersejarah
Bagi bertemunya pihak yang benar dan yang salah
Akhirnya yang benar akan menang
Yang salah akan kalah
Karena sesungguhnya yang batil pasti hancur
Firman tuhan:
Allah teten memberikan pertolonganNya kepadamu di perang Badar
Sedangkan kamu waktu itu masih kecil jumlahnya
Moga-moga kamu berterima kasih
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
Puisi membungkus cerita kemenangan umat Islam dalam perang Badar. Keren. Sukses selalu dan barakallahu fiik
Alhamdulillah yang jumlahnya sedikit dan lemah, tapi iman tebal terbukti mengalahkan yang kuat dan terlatih, tapi tanpa iman. Terimakasih atensi dan doanya, semoga Bunda selalu sukses berkarya dg produktif.
Tulisan yang mengingatkan kan sejarah islam perang badar. Terimakasih ilmunya bapak, sangat bermanfaat. Barakallahu fiik.
Alhamdulillah, semoga tulisan tentang Siroh nabi memberi nutrisi hati, menyejukkan mata dan menguatkan jiwa, terimakasih sudah singgah dan memberi apresiasi, BTW, saya belajar dari puisi-puisi Ibu, semoga karya-karya Ibu makin berlimpah. salam sukses selalu.
Biarpun seribu pedang menghantam sang ALI Teriakan Allahuakbar para penjaga nabi Mencecar musuh dengan hentakan dan ringkikan kaki kuda Ali, menangkan PERTARUNGAN PEDANG
Masya Allah, Ali bin Abi thalib memang seorang pejuang tangguh, pemberani dan pantang mundur. Semoga perjuangannya menjadi teladan banyak pemuda sepanjang masa. Terimakasih sudah berkunjung dan membuat sinopsis yang bagus. semoga Bu indri Sukses selalu, selamanya
Puisi+cerita = keren Kisahnya jadi tambah menarik pak
semoga memberi inspirasi tentang teguhnya hati pada perjuangan terhadap cita-cita, walau harus dibayar mahal dengan darah dan air mata, tapi cita-cita luhur itu akan tergapai
semoga memberi inspirasi tentang teguhnya hati pada perjuangan terhadap cita-cita, walau harus dibayar mahal dengan darah dan air mata, tapi cita-cita luhur itu akan tergapai
Kisah yang menunjukkan kehebatan pasukan muslimin melawan kafir qurays, dengan ridho Alloh SWT kemenangan di pihak yang bertauhid benar ialah kaum muslimin.Semoga Alloh SWT selalu memberi kemenangan pada kaum muslimin sampai akhir zaman aamiin YRA
Aamiin, walau kalah jumlah, kalah fasilitas, tapi menang keyakinan yang kuat, akhirnya kemenanhan gemilang berpihak pada Kaum Muslimin, terimakasih sudah berkunjung Bu. semoga sehat dan bahagia selalu