Bulir Padi telah Menguning
Bulir Padi telah Menguning
Menulis hari ke-396
#terusmenulis
#asyikberpatarisi
****
Bulir-bulir padi telah menguning
Ronanya memikat senyum tersungging
Seraya berdiri tangan menengadah
Petani berharap panen melimpah
****
Walau keringat deras bercucuran
Jatuh membasahi sekujur badan
Tiada malas mengolah sawah
Penuh semangat menggapai berkah
****
Kala mentari kian berpendar
Teriknya menyengat bagai membakar
Jangat terselubung tetap menghitam
Berbalut lumpur sandaran terpendam
****
Pantang mengeluh lantas menyesali
Sepanjang hari tunaikan bakti
Mengabdi pada bunda pertiwi
Siapkan pangan segenap insani
****
Kendal, 17-02-2021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
MasyaAllah...Diksinya keren. Pesannya menewen.
Alhamdulillah. Terima kasih kunjungannya.
Kereeen puisinya, Bunda. Salam literasi
Terima kasih Pak Dede. Salam literasi kembali.
Luar biasa keren.. terima kasih sudah berbagi puisi indah.. salam semangat Bunda cantik.
Terima kasih Bunda Murni Asih. Salam semangat kembali.
Puisi yang indah.Bu...Sekarang agak payah lihat padi menguning..
Terima kasih. Iya Bu makanya saya suka sekali kalau pas lihat padi di sawah mulai menguning.
Indah diksinya bun
Terima kasih Bu.
Puisinya mantap. Diksi yang indah. Salam literasi selalu Bu
Terima kasih Mbak Tri. Salam literasi kembali.
Mantul bu puisinya
Terima kasih Bu Elva Lidya.
Alhamdulillah, sudah waktunya memanen padi. Sungguh indah puisinya, Bun. Sukses selalu untuk Bunda Robingah.
Iya Bu terima kasih kunjungannya. Sukses juga untuk Bu Siti Khotijah.
Keren puisinya...salam literasi
Terima kasih. Salam literasi kembali.
Puisi yg indah bund. Sukses selalu. Salam literasi
Terima kasih. Sukses juga untuk Bu Seir Haidah. Salam literasi kembali.
Mantap sekali, padinya lolos dari jeratan hama wereng penggerek batang.. satu kebahagiaan bagi petani di jaman sekarang, sulit sekali menjaga padi dari hama dan penyakit
Terima kasih kunjungannya. Betul Mbak untuk menjaga padi dari hama memang sulit.
mantap keren cadas puisinya indah menyejukan mata pemandangannya
Terima kasih Pak. Semoga benar-benar menyejukkan.