Nasihat VS Gadget
Suatu ketika, saya melihat Si Sulung asik bermain gadget. Sebagai orangtua, saya mengingatkan agar Ia berhenti main game. Sejak pagi tadi Ia begitu intens dengan permainannya. Namun peringatan saya hanya dibalas singkat. "Sebentar Mi'. Lalu Ia pun terus saja bermain hingga kali kedua saya mengingatkan. Kejadian ini kadang berakhir drama keributan dan kemarahan antara orangtua dan anaknya.
Mungkin kondisi diatas sangat sering dialami oleh pembaca sekalian. Terlebih di musim pandemi Covid19 ini, anak banyak waktu dirumah. Sehingga hampir semua anak-anak merasa bosan dengan aktivitas rumah. Maka bermain gadget menjadi hiburan sangat menarik bagi anak-anak.
Adakalanya, rasa enggan untuk mengingatkan Anak untuk stop bermain gadget. Karena peringatan itu kadang tidak diabaikan. Namun, sebagai orangtua tetap saja harus mendidik dan mengarahkan anak-anaknya agar berada pada jalan kebaikan. Kesabaran dan niat yang tulus disini yang menjadi amal kebaikan. Yang hasilnya nanti bisa kita petik, entah saat kita masih hidup ataupun sudah tiada.
Semoga kita sebagai orangtua tidak pernah jemu untuk selalu mendidik serta membersamai anak-anak dalam pertumbuhannya. Senantiasa menasehati agar bijak dalam penggunaan gadgetnya. Apalagi pembelajaran daring segera dimulai kembali. Selamat mengahadapi tahun ajaran baru 2020-2021.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
Bagus bun, salam literasi
Mantap bun. Semangat trus untk berkarya