CERITA TENTANG BULAN
CERITA TENTANG BULAN
Sepotong bulan mengintip
di sudut langit kelam malam ini
cahayanya temaram
separuh tertutup awan
aku menatapnya resah
seiris luka siang tadi kutitip di muramnya
aku tak mau bermimpi
karena hidup memang rangkaian luka
tawa
airmata
dan bahagia
maka padaku
bulan telah bercerita
buanglah resah pada tong sampah
Meski hanya sepotong atau mungkin terbelah
bila saatnya tiba
Purnama akan menjadi penyempurnanya
#Tagur hari ke 345
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
Kereeen puisinya, Bunda. Salam literasi
Makasih Pak Dede
puisi yang sangat indah dan cadas serta diksi yang memukau sehatvselalu bunda Risdawati
Makasih Pak Tanil