Rini Yuliati

Seorang ibu dari dua orang putri yang ingin belajar merangkai huruf sehingga menjadi bermakna. Tinggal di sebuah kota kecil di Kebumen, Jawa Tengah. Profesi mom...

Selengkapnya
Navigasi Web

Satu Positif Covid-19 di Kebumen

Sudah hampir dua minggu saya bersabar untuk stay at home. Tidak jalan-jalan ke supermarket. Tidak pergi ke pasar di pusat kota. Benar-benar di rumah. Paling banter pergi ke pasar kecil di dekat rumah. Itupun bisa dihitung dengan jari. Selebihnya hanya menunggu tukang sayur langganan yang lewat depan rumah. Dunia terasa begitu sempit. Namun semua dinikmati saja.

Sejak ada kabar bahwa ada satu pasien yang positif Covid-19 dan meninggal membuat kota Kebumen harus waspada. Jarak rumah kami dengan si pasien positif korona masih satu kecamatan. Paling hanya berjarak kurang lebih 2 km. Hal itu membuat masyarakat sudah tidak menganggap sepele tentang wabah ini. Pagi tadi dilaksanakan penyemprotan serentak di setiap rumah. Bahkan dari pihak kelurahan mengeluarkan surat khusus yang lebih menguatkan supaya warga mematuhi peraturan dari pemerintah. Hari Jum'at kemarin sholat Jum'at ditiadakan untuk satu hari.

Saya mendapat kiriman video tentang kondisi jalanan di pusat kota Kebumen. Seperti kota mati. Hanya beberapa kendaraan yang melintas. Padahal biasanya ramai. Posisi rumah si pasien posirif korona yang berada di dekat pusat kota membuat beberapa ruas jalan begitu sepi. Dia pemilik salah satu apotek besar di Kebumen. Sempat dibawa ke RS Palang Biru di Gombong pada tanggal 11 Maret dan di rujuk ke RS di Yogyakarta pada tanggal 16 Maret. Meninggal pada tanggal 24 Maret. Jenazah tidak dikebumikan di Kebumen namun dikremasi sesuai agamanya.

Masyarakat harus lebih berhati-hati dan mematuhi anjuran pemerintah untuk stay at home. Supaya wabah ini tidak semakin menyebar. Mari kita lawan korona dengan tetap di rumah.

Sabtu, 28 Maret 2020

Sumber :

http://www.kebumenekspres.com/2020/03/satu-pasien-warga-kebumen-positif.html?m=1

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar

Alhamdulillah baru satu, Purbalingga sudah lima...Semoga tidak bertambah dan segera enyah dari muka bumi.

28 Mar
Balas

Iya Pak...Tapi katanya beberapa orang yang nengok di RS juga terpapar...Belum ada info lagi.... Semoga semua cepat berlalu...

28 Mar

Semoga badai segera berlalu, stay at home, jaga jarak dan jaga kesehatan

28 Mar
Balas

Iya Bun.... Ikhtiar dan doa..Semoga semuanya kembali normal... Terima kasih sudah mampir di sini... Barakallah...

28 Mar



search

New Post