Masih Tentang Rudi (Part 3)
Ners Rudi Febrianto Part 3 Ini adalah hutang tulisan saya tentang Ners Rudi. Saya berjanji untuk menulis tentang sisi baiknya Rudi untuk part ke 3 ini. Janji, bahwa tulisan kali ini hanya membahas yang baik baik. Demi menebus rasa bersalah saya, selepas kejujuran saya yang menyakitkan di tulisan saya yang sebelumnya.
"Buk Rinaaa" Akhir akhir ini Rudi selalu menyapa saya setiap bertemu. Biasanya, bermuncung muncung. Ada saja yang menurutnya yang akan dikomentari. Entah itu kostum, status, dresscode, siswa, guru, sefrekuensi dan tak sefrekuensi, besti dan non besti. Yang pasti selalu ada komentar. "Buk, mana sambungan tulisan tentang Ners Rudi?" Serasa menjadi penulis papiyuler pula Buk Rina. Lanjutan tulisannya di tunggu tunggu. Hahaa.😆
"Bahasa Buk Rina lembut, tapi pedih menggores luka sampai ke ulu hati" begitu respon Rudi setelah saya berjumpa langsung dengannya. Dengan ekspresi yang penuh penghayatan, mata terpicing picing. Betapa perih, perih, dan terlukanya Rudi. (Apasih bedanya pedih, perih, luka..beugh 😮💨) Namun yang menariknya, Rudi makin senang saya lihat. Senang di roasting.
Eureka. Saya menemukan kebaikannya yang pertama. Rudi yang baik, Rudi yang pemaaf, Rudi tak suka dendam. Meskipun tulisan sebelumnya masuk kategori roasting. Namun Rudi tidak marah, malah minta dilanjutkan.
Terkadang, ketika padat kegiatan di sekolah, krasak krusuk dengan urusan ini itu, ketika Rudi merasa terlalu banyak bicara dengan semua orang. Malamnya Rudi menulis permintaan maaf khusus di WAG sekolah.
"Mohon maaf ya bapak ibuk, kalau ada yang tersinggung dengan bahasa Ners Rudi tadi siang...bla bla bla.." Selalu meminta maaf, dan memberi maaf adalah salah satu ciri ciri calon penghuni sorga. Semoga Allah menerima amalan baik Ners Rudi. 😇
Kebaikan yang kedua, Rudi ringan tangan alias selalu mau membantu. Meskipun hal tersebut bukan tanggungjawabnya, tapi Rudi dengan senang hati membantu, dari pada gabut. Jadi MC, fotografer, narasumber, supporter, bahkan driver juga. Jemput Ukhfi dan Faiq pulang dari sekolah Smart Kids. "Terimakasih Om Rudiiiii" Rudi adalah pemuda yang cekatan, gesit dan multitelen. Semuanya di telen. Upss. Maaph rud. 🤭🤪
Kebaikan ketiga, hmmm...apa ya??Buk Rina mulai kehabisan ide tulisan tentang yang Rudi yang baik. 🤔 Oh iya, dari sekian banyak sisi baiknya Rudi. Ini yang paling menyentuh hati. Rudi yang penyayang sangat memuliakan ibunya. Rudi rela melakukan apapun demi ibunya bahagia. Si Bungsu sholeh nya amak. Rudi sangat menghormati yang tua tua meskipun bukan orang tua kandungnya.
Sudah ya, membahas yang baik baik. Khawatir nanti Rudi terharu dengan tulisan buk Rina ini.
"Buk Rina, Rudi terharuuuu" saya membayangkan respon Rudi sambil menyeka ujung mata. Menangis dia nanti. Pemarah iya, tapi Rudi adalah anak muda yang lembut hatinya, berteman dengan semua orang, ceria dan selalu optimis.
Semoga tulisan ini menaikkan ratingnya, biar cepat laris. Tolong kasih bintang 5 pliiissss. Terimakasih netijen. Wassalam 🙏😊
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar