Rifni Hayati

Seorang guru Biologi yang diberi tugas sebagai Kepala Sekolah SMAN 29 Jakarta sejak Agustus 2021. Aktif di Komunitas Kepala Sekolah SMA sebagai Ketua Wilayah MK...

Selengkapnya
Navigasi Web
LUPA

LUPA

Benarkah manusia sering pelupa ? Konon asal kata ‘manusia’berasal dari bahasa arab “Naas”, “Ins” atau “Insaan” sehingga manusia dinamakan “manusia” karena pelupa. Lupa menurut KBBI V artinya : (1). lepas dari ingatan; tidak dalam pikiran (ingatan) lagi, (2). tidak teringat, (3). Tidak sadar, (4). Lalai;tidak acuh.

Lupa untukhal-hal yang kecil dan remeh mungkin tidak masalah. Tetapi lupa untuk hal-hal yang berakibat fatal atau merugikan, nah… ini yang perlu dihindari. Seperti kejadian kemarin siang di sebuah gerai ATM dekat klinik pengobatan tak jauh dari tempat tinggal saya.

Siang itu saya ditemani putera saya bermaksud mampir ke salah satu ATM untuk mengambil uang. Setelah saya turun dari kendaraan, anak saya langsung mencari tempat parkir yang agak leluasa sambil sekalian mencari tempat berputar. Saya langsung menuju bilik ATM, dan dipintu berpapasan dengan seorang ibu yang usianya tak terpaut jauh dengan saya. Dia mengenakan jilbab warna krem dengan baju atasan warna cokelat. Sejenak saya melempar senyum “Sudah yaa Bu…” sapa saya. “Iya… Bu, silakan” katanya. Saya langsung dan memandang layat ATM dengan dahi berkerut, lho kok langsung terbuka “Menu”, padahal saya belum memasukkan kartu ATM milik saya. Ieng-iseng saya klik “cek saldo” Masyaallah lumayan juga isi tabungannya. Langsung pikiran saya berputar, wah… pasti siibu yang berpapasan tadi ketinggalan kartu di ATM tersebut. Reflek saya tekan “Cansel”, kartu keluar dan saya berlari ke parkiran memanggil-manggil si Ibu berkerudung krem tersebut.

Ternyata si Ibu juga ditemani puteranya mau beranjak meninggalkan halaman parkiran motor, sambil memegang helmnya yang belum sempurna terpasang. “Bu… Ibu yang pakai ATM barusan kan ? teriak saya. “Iyaa Bu… ada apa ?” tanyanya. “Kartu Ibu ketinggalan di mesin ATM, ini Bu… hati-hati lho” jawab saya sambil menyerahkan kartunya. “Ya Allaaah”, jerit si Ibu kaget. Rupanya dia benar-benar lupa bahwa kartu ATM nya masih tertinggal dalam mesin ATM saat dia mengambil uangnya. “Terimakasih yaa Bu, hampir saja saya kehilangan” katanya. Iya berkali-kali mengucapkan terima kasih sambil bersalaman dan mencium tangan saya. Saya pun jadi lega dan menyelesaikan urusan di ATM dengan segerabisa ter.

Diperjalanan pulang saya tercenung sambil berfikir kenapa si Ibu tadi bisa lupa, lalai atau abai. Ataukah dia sedang berpuasa tapi saat sahur tadi kurang minum, lalu siang ini jadi dehidrasi. Bukankah kalau orang lagi dehidrasi tidak bisa berfikir fokus. Lihat saja iklan salah satu merk air mineral terkenal di TV. Ada adegan orang lagi bengong dan gagal fokus (galfok). Terus setelah dia minum air mineral dia kembali fresh, he heee… ( ada-ada saja ide orang bikin iklan ).

Berbagai pikiran berkecamuk sepanjang perjalanan pulang. Putera saya yang melihat saya lagi “mikir” bertanya “Bunda lagi mikirin apa ?”.” Ooh itu tadi ada Ibu-ibu yang kelupaan kartunya masih di mesin ATM tapi dia udah keluar ke parkiran. Untung saja dia masih di parkiran jadi kartunya bisa Bunda kebalikan”, jawab saya.

Zaman sekarang dengan kondisi seperti saat ini, mungkin banyak orang yang galfok. Dengan beratnya himpitan hidup akibat wabah pandemi ataupun sumber penghidupan yang terancam mandeg akibat kebijakan PSBB. Semua kemungkinan bisa terjadi. Istighfar dan selalu bertawakal kepada Sang Khalik, adalah cara ampuh untuk meredam suntuk dan tekanan beban kehidupan. Setidaknya masih ada keyakinan tersisa bahwa yang mengendalikan hidup kita ini adalah Allah SWT, dan bukan virus Corona. Waspada boleh, tapi jangan sampai kehilangan akal sehat sehingga jadi lupa, pelupa, abai, lalai, tidak sadar dan sebagainya.

Ramadhan Mubarak… Ramadhan Yaa Kariim.

Baitii Jannatii ( 17/05/2020 )

Tantangan hari ke-111

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar

Subhanallah bu Rifni, sudah menunaikan tugas yang mulia. Alhamdulillah untuk ATM nya ditemukan oleh bu guru yang baik ini, seandainya ditemukan orang yang tidak bertanggung jawab, bagaimana nasib ibu itu?? Semoga Allah melindungi kita semua. Aamiin

17 May
Balas

Untung saja bertemu bu Rifni, kartu ATM-nya terselamatkan Tambahan pahala yang luar biasa di bulan Ramadhan.

17 May
Balas

MasyaAlloh bagus sekali bunda, zaman skrg banyak orang yang gaflok ya, antisipasinya sll zikir

17 May
Balas

MasyaAlloh bagus sekali bunda, zaman skrg banyak orang yang gaflok ya, antisipasinya sll zikir

17 May
Balas

Masya Allah, semoga menjadi amal shaleh bagi ibu. Barokallah

18 May
Balas

Alhamdulillah, org yg ada di belakangnya adalah bunda. Jadi selamat deh dia. Kalau orang lain, habis sudah

18 May
Balas

Terima kasih bu, sudah berbagi pengalaman...

18 May
Balas



search

New Post