SAHABAT
Suatu hari saya ditraktir seorang sahabat makan siang di sebuah café. kami hanya berempat, saya, sahabat yang mentraktir dan Mba Roy beserta putri semata wayangnya. Café itu tidak jauh dari sekolah tempat saya bertugas. Letaknya strategis di pusat kota. Pengunjungnya juga tidak pernah sepi. Café ini makin terkenal setelah dikunjungi Bapak SBY dan almh Ibu Ani.
Sambil menyantap menu makan siang, kami berdiskusi tentang penulisan buku. Mba Roy seorang penulis, editor dan owner sebuah penerbitan di kotaku. Pekenalanku pertama dengannya saat mengikuti kelas menulis yang diprakarsai IGI wilayah Kota Langsa. Dia sangat menginspirasi. Diusia yang belia dia sangat produktif menulis juga berbagi ilmu tentang penulisan buku. Komunitas Kopi Literasi yang didirikannya tak pernah sepi. Berbagai event literasi telah digelar.
“Menulislah dengan niat yang tulus bahwa tulisanmu akan menginspirasi dunia ke arah yang lebih baik”, kata mba Roy bersemangat. Matanya berbinar dan senyum sumringah ciri khasnya. Energik, ramah dan smart. Itulah kesanku terhadapnya. Putri kecilnya selalu menemani. Ia bagai matahari yang menyinari setiap langkahnya. Buah akan jatuh tak jauh dari pohonnya. Cia, kecil-kecil sudah berkarya.
Syafakillah sahabat. Aku rindu senyum hangatmu. Dan aku yakin pasti banyak yang merindukan karya-karyamu.
Langsa, 18 Nopember 2020
#Tagur H18
#Gurusiana
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar