WIRID REMAJA
Pagi-pagi telponku berdering, lalu saya angkat ternyata dari teman dari sekolah, meminta saya untuk menjadi pemateri dalam kegiatan wirid remaja. Wirid Remaja merupakan program dari Gubernur melalui Dinas Pendidikan agar sekolah SMA dan SMK yang dilaksanakan sekali dua minggu yaitu minggu kedua dan minggu ke empat setiap bulannya. Adapun judul materi yang diberikan ke saya yaitu Meneladani Ulama Minang Kabau. Menjelang berangkat ke sekolah saya mencari referensi dulu karena ini materi yang luar biasa. Ada beberapa tokoh minang kabau yang disampaikan oleh panitia. Setelah mendapatkan referensi sayapun berangkat kesekolah.
Jam dinding sudah menunjukkan 14.30 Wib, saya merasa deg-degan karena akan memberikan materi didalam mushalla. Tapi saya kuatkan diri, sabda Rasululullah “sampaikanlah walaupun satu ayat”. Jam 14.45 Wib, protokol membacakan susunan acara. Kegiatan di mulai dengan bacaan ayat suci Al-Qur’an kemudian penyampaian materi. Sayapun mengambil posisi untuk menyampaikan materi. Adapun ulama yang menjadi tauladan yang saya sampaikan adalah Buya Hamka dan Rahmah El Yunusiah, dua tokoh yang berasal dari Minang Kabau yang terkenal tidak hanya di Sumatera Barat tetapi juga di kancah dunia. Kegiatan wirid remaja ditutup dengan shalat ashar berjamaah.
Salam Literasi
Alahan Panjang, 13 Januari 2024
RAHMI OKTANOFA
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
Makasi buk
Mantul