Rahmawati

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Tiga  Sahabat

Tiga Sahabat

Udin, Budi dan Beno adalah tiga sahabat yang selalu bersama. Mereka tinggal di kampung Damai. Kemana-mana mereka selalu bertiga. Ke sekolah, mancing ikan di sungai sampai menangkap belalang di sawah. Mereka juga mengaji bersama di surau .

Sore ini seperti biasa ketiga sahabat ini sudah berangkat mengaji ke surau. Di Surau sudah ramai anak –anak yang lain yang mau mengaji sama ustad Jalil. Selang beberapa waktu , ustad Jalil datang. Anak-anak itupun segera masuk dan mengaji dalam surau. Selesai mengaji biasanya ustad Jalil selalu memberi nasehat buat anak-anak didiknya. Hari ini nasehat yang beliau sampaikan adalah tentang adab dalam sholat. Yang terpenting pelaksanaan sholat harus khusyuk dan tak boleh bicara apalagi bercanda.

Sebelum pulang anak-anak itu biasanya sholat Magrib berjamaah dulu. Ditunjuk salah seorang dari mereka untuk azan dan iqomah. Lalu sholat Magrib diimami oleh Ustad Jalil. Rakaat pertama , barisan sholat masih rapi dan tidak terdengar suara lain selain bacaan imam. Rakaat kedua, sudah mulai terdengar suara tawa dan cekikikan yang tertahan. Rakaat ketiga , malah sudah ada yang mulai dorong-dorongan. Udin,Budi dan Beno mereka berdiri berdekatan dalam shaf yang sama. Ketika dorongan dari kawan disamping agak kencang, sehinnga menyenggol bahu Beno. Beno menoleh dan melotot pada teman yang menyenggolnya tadi dan meletakkan jari telunjuk di bibir sambil berucap ,”sssssstt”. Budi yang mendengar Beno bicara, lalu berbisik cukup keras ke telinga Beno agar jangan bicara,karena kata pak ustad tidak boleh bicara ketika sholat. Udin yang melihat kedua temanya kasak kusuk ikut berbisik juga “ makanya aku nggak mau ngomong , nanti sholatku batal. “ Nah lho…

Selesai sholat , Ustad jalil memanggil semua anak yang bercanda dalam sholat tak terkecuali ketiga sahabat ini. Mereka dimarahi dan dinasehati oleh ustad Jalil. Mereka berjanji tak akan mengulangi lagi.Sebagai hukuman mereka harus menghafal satu surat Alquran dan disetor besok selesai mengaji.

= Tetap bimbing anak –anak kita dalam pengamalan ibadahnya.

=Tantangan menulis gurusiana hari ke-51

=Salam literasi

Luhak nan Tuo, Batusangkar 12 Agustus 2020

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar

Keren bun....tiga sahabat yang solid.

13 Aug
Balas

Benar bun, salam kenal bunda

13 Aug

Cerita yang keren sarat makna. Sukses selalu dan barakallahu fiik

13 Aug
Balas

Terima kasih bun, sukses juga buat bunda

13 Aug

Hehehe.. Dasar anak2

14 Aug
Balas

Brnar bun, kadang suka jahil he..he

15 Aug

hahaha... akhirnya bicara semua ya bUn...wah tertawa nikeren

13 Aug
Balas

Benar bun, akhirnya bicara semua h..he..he

13 Aug

Mantap ustaz Jalil, hari kuman yg mendidik!

12 Aug
Balas

Benar bunda, terima kasih

13 Aug

Rancak Bana

13 Aug
Balas

Terima kasih

13 Aug

Keren bu, sarat makna yang mendidik. Salam sukses bu

12 Aug
Balas

Terima kasih bun..

13 Aug

Cerita yang bermakna bu. Sukses selalu dan barakallahu fiik

13 Aug
Balas

Terima kasih bunda, sukses juga buat bunda

13 Aug

Keren

13 Aug
Balas

Terima kasih bun.

13 Aug



search

New Post