Tiga Sahabat
Udin, Budi dan Beno adalah tiga sahabat yang selalu bersama. Mereka tinggal di kampung Damai. Kemana-mana mereka selalu bertiga. Ke sekolah, mancing ikan di sungai sampai menangkap belalang di sawah. Mereka juga mengaji bersama di surau .
Sore ini seperti biasa ketiga sahabat ini sudah berangkat mengaji ke surau. Di Surau sudah ramai anak –anak yang lain yang mau mengaji sama ustad Jalil. Selang beberapa waktu , ustad Jalil datang. Anak-anak itupun segera masuk dan mengaji dalam surau. Selesai mengaji biasanya ustad Jalil selalu memberi nasehat buat anak-anak didiknya. Hari ini nasehat yang beliau sampaikan adalah tentang adab dalam sholat. Yang terpenting pelaksanaan sholat harus khusyuk dan tak boleh bicara apalagi bercanda.
Sebelum pulang anak-anak itu biasanya sholat Magrib berjamaah dulu. Ditunjuk salah seorang dari mereka untuk azan dan iqomah. Lalu sholat Magrib diimami oleh Ustad Jalil. Rakaat pertama , barisan sholat masih rapi dan tidak terdengar suara lain selain bacaan imam. Rakaat kedua, sudah mulai terdengar suara tawa dan cekikikan yang tertahan. Rakaat ketiga , malah sudah ada yang mulai dorong-dorongan. Udin,Budi dan Beno mereka berdiri berdekatan dalam shaf yang sama. Ketika dorongan dari kawan disamping agak kencang, sehinnga menyenggol bahu Beno. Beno menoleh dan melotot pada teman yang menyenggolnya tadi dan meletakkan jari telunjuk di bibir sambil berucap ,”sssssstt”. Budi yang mendengar Beno bicara, lalu berbisik cukup keras ke telinga Beno agar jangan bicara,karena kata pak ustad tidak boleh bicara ketika sholat. Udin yang melihat kedua temanya kasak kusuk ikut berbisik juga “ makanya aku nggak mau ngomong , nanti sholatku batal. “ Nah lho…
Selesai sholat , Ustad jalil memanggil semua anak yang bercanda dalam sholat tak terkecuali ketiga sahabat ini. Mereka dimarahi dan dinasehati oleh ustad Jalil. Mereka berjanji tak akan mengulangi lagi.Sebagai hukuman mereka harus menghafal satu surat Alquran dan disetor besok selesai mengaji.
= Tetap bimbing anak –anak kita dalam pengamalan ibadahnya.
=Tantangan menulis gurusiana hari ke-51
=Salam literasi
Luhak nan Tuo, Batusangkar 12 Agustus 2020
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
Keren bun....tiga sahabat yang solid.
Benar bun, salam kenal bunda
Cerita yang keren sarat makna. Sukses selalu dan barakallahu fiik
Terima kasih bun, sukses juga buat bunda
Hehehe.. Dasar anak2
Brnar bun, kadang suka jahil he..he
hahaha... akhirnya bicara semua ya bUn...wah tertawa nikeren
Benar bun, akhirnya bicara semua h..he..he
Mantap ustaz Jalil, hari kuman yg mendidik!
Benar bunda, terima kasih
Rancak Bana
Terima kasih
Keren bu, sarat makna yang mendidik. Salam sukses bu
Terima kasih bun..
Cerita yang bermakna bu. Sukses selalu dan barakallahu fiik
Terima kasih bunda, sukses juga buat bunda
Keren
Terima kasih bun.