Putri Dian Pratiwi

Guru Bimbingan Konseling di SMPN 2 Cibinong, Kab. Bogor. Aktif dalam kepengurusan MGBK SMP Kab. Bogor. Kini sedang mengikuti program Pendidikan Guru Penggerak.&...

Selengkapnya
Navigasi Web
Berjuang dalam Gelap

Berjuang dalam Gelap

Beberapa kali saya membaca ulang tulisan yang saya buat tengah malam tadi. Tulisan itu begitu singkat namun sangat berkesan untuk saya. Bukan hanya isinya, namun juga perjuangan saya dalam membuat tulisan hingga menayangkan di blog Gurusiana.

Tulisan saya yang berjudul Kompetensi Multitasking bercerita bagaimana saya berusaha agar tetap online saat rapat bersama panitia e-learning yang sedang kami selenggarakan. Tidak enak hati rasanya bila saya tidak ikut online meeting kemarin sore. Selain saya ingin mengenal panitia yang lain (selama ini hanya bertemu melalui grup Whatsapp), juga karena saya tidak ingin melewatkan informasi yang akan dibagikan.

Padahal sore itu saya harus menjemput anak saya yang sudah seharian dititip di daycare karena saya harus datang ke sekolah di pagi harinya. Saya juga lupa, sore itu saya harus memfotokopi daftar hadir yang saya pinjam dari sekolah. Selain itu, saya juga harus membeli popok sekali pakai karena persediaan di rumah menipis. Hal lain yang harus saya lakukan adalah mencari makan malam untuk anggota keluarga di rumah, karena saya tak sempat memasak hari itu.

Semua hal di atas merasa perlu dan wajib saya lakukan. Saya pun menghitung peluang bila saya dapat melakukan semua aktivitas itu secara bersamaan. Ternyata ada beberapa faktor pendukung sehingga semua aktivitas di atas memungkinkan untuk dilakukan. Kendaraan yang saya pakai sore itu adalah mobil, jadi tidak terlalu repot jika saya online sambil mendengar rapat yang berlangsung. Ada handsfree yang dapat membantu saya mendengarkan secara jelas diskusi pada rapat walaupun saya melakukan aktivitas lain seperti menyetir, berjalan dan berbelanja.

Dengan mempertimbangkan kekuatan yang saya miliki, saya pun bertekad melakukan semua aktivitas di atas. Alhamdulillah, dua jam berlalu sejak saya keluar rumah dan sejak online meeting dimulai, saya tiba di garasi rumah. Bertepatan dengan diakhirinya online meeting kali itu.

Ternyata hari belum selesai. Setelah maghrib, saya makan malam dan bercanda dengan keluarga. Tiba-tiba sekitar pukul 19.30 WIB listrik padam. Kami pun beradaptasi dengan keadaan. Ya sudah, hari sudah malam. Kami bersiap tidur. Saya pun terlelap dan terbangun pada pukul 23.00 WIB. Saya panik. Saya belum menayangkan tulisan di Gurusiana. Saya lihat HP, baterainya kritis. Tinggal 15 %, minta diisi ulang. Waduh! Tak apalah, pikir saya. Toh sulit mengetik di HP. Biar diawet-awet saja baterainya dan digunakan saat artikel siap tayang. Saya buka laptop, ternyata laptop saya pun kehabisan baterai. Haduh… Saya ingin berteriak rasanya.

Suami saya kemudian menyarankan memakai laptopnya. Baiklah, berarti harus menulis dari awal. Tapi menulis apa? Waktu mepet. Tidak ada ide. Kondisi gelap karena listrik masih mati. Akhirnya saya pun menulis pengalaman sore hari saat saya mengikuti rapat sambil bepergian ke sana kemari. Tulisan pun jadi. Hanya sekitar 140 kata. Tidak biasanya. Biasanya saya menulis minimal 300 kata dalam satu artikel. Tapi saya tidak dapat berpikir lagi. Waktu semakin mendekati pukul 24.00 WIB, deadline penayangan artikel. Saya sudahi saja niat memperpanjang tulisan saat itu.

Saya kemudian mencari cara untuk menyambungkan sinyal internet laptop. Oiya, salah satu kendala kemarin malam adalah masalah sinyal. Sinyalnya naik turun. Sehingga sulit untuk memposting lewat laptop suami. Saya pun teringat bahwa bisa menggunakan kabel data untuk mengirim tulisan dari laptop ke HP. Saya sambungkan dengan kabel data, lalu file artikel saya pindahkan. Saya buka blog Gurusiana. Lalu saya teringat, biasanya posting artikel dengan menambahkan gambar ilustrasi. Ah, peduli amat. Saya tak sempat cari-cari gambar. Artikel langsung 10 menit sebelum pukul 24.00 WIB. Akhirnya, saya pun terhindar dari remidi. Perjalanan panjang dalam artikel singkat tadi malam.

Dan ketika saya membaca kembali artikel yang saya buat di saat kepepet dan dalam kondisi yang tidak biasa. Sungguh. Saya tidak ingin merubahnya sedikit pun. Artikel singkat penuh makna yang dihasilkan dalam gelap malam.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar

Keren ceritanya, perjuangan perempuan multi talenta

05 Jun
Balas

Terima kasih, Ibu

06 Jun



search

New Post