Peringatan hari Pahlawan, 10 November 2021 Pahlawanku, Inspirasiku
Hari ini Rabu, 10 November 2021 untuk pertama kalinya sejak pandemi melanda dunia dan mengharuskan belajar dari rumah digelar upacara bendera secara offline di SMP dan SMA Kristen Kanaan Cianjur. Upacara kali ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Pahlawan ke-76. Peserta upacara adalah para siswa SMP dan SMA Kristen Kanaan Cianjur yang sudah diizinkan oleh orang tuanya mengikuti pembelajaran tatap muka terbatas di sekolah. Selain dilaksanakan secara offline di sekolah, upacara juga diikuti oleh para siswa yang belajar di rumah melalui media zoom meeting.
Kondisi cuaca yang agak mendung bahkan sudah sempat ada sedikit rintik hujan, agak mengkhawatirkan kami jika nanti di tengah-tengah upacara hujan benar-benar turun. Namun semua tetap bersiap mengikuti upacara bendera. Setelah semua peserta upacara berbaris rapi, dimulailah upacara bendera dalam rangka peringatan Hari Pahlawan.
Selaku pembina upacara adalah Ibu Linawati, S,Mn.,M.M, kepala SMA Kristen Kanaan Cianjur. Sebagai petugas upacara, gabungan dari siswa SMP maupun SMA. Mereka melakukan latihan sebelumnya pada hari Senin yang lalu. Meskipun hampir 1 tahun 8 bulan tidak melaksanakan upacara secara offline yang menghadirkan siswa, namun upacara berlangsung tertib. Para petugas upacara melaksanakan tugasnya dengan penuh tanggung jawab, walaupun di sana sini masih ada beberapa kesalahan yang terjadi. Namun tidak mengurangi kekhidmatan dari upacara tersebut. Para peserta upacara pun mengikuti dengan tertib.
Sesuai tema hari Pahlawan tahun ini “Pahlawanku inspirasiku” dalam amanatnya pembina upacara menyampaikan pesannya kepada para siswa sebagai pahlawan-pahlawan masa kini. Di awal kemerdekaan, para pahlawan berjuang untuk mempertahankan kemerdekaan yang telah diraih dengan penuh pengorbanan jiwa dan raga dari penjajah. Di saat sekarang, ancaman terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia bukanlah penjajahan. Namun banyak ancaman lain yang menyerang negara kita, seperti timbulnya perpecahan diantara beberapa kelompok masyarakat yang berbeda yang mengancam persatuan dan kesatuan bangsa, ancaman korupsi di berbagai bidang, ancaman terhadap ideologi Pancasila, ancaman di bidang teknologi, informasi dan komunikasi, dan masih banyak ancaman-ancaman lain yang menghadang. Sebagai generasi muda di mana estafet kepemimpinan nantinya ada di tangan mereka, generasi muda ini harus bisa mengubah ancaman menjadi tantangan yang harus diantisipasi. Seperti perubahan tekonolgi yang sangat cepat harus diantisipasi dengan kemampuan adaptif mengikuti perkembangannya. Demikian juga di bidang-bidang lain harus segera menyesuaikan perkembangannya dengan tetap mengedepankan nilai-nilai yang telah ditanamkan di Sekolah Kristen Kanaan.
Pahlawan pada masa penjajahan berjuang tak kenal lelah, mengorbankan jiwa raga mereka dengan penuh semangat. Pahlawan masa kini pun harus tetap semangat berjuang untuk memajukan negeri ini menjadi bangsa yang maju, bermartabat dan diakui dunia dengan tetap mempertahankan nilai-nilai kepribadian dan jati diri bangsa yang telah menjadi pondasi saat bangsa Indonesia didirikan oleh para pendiri bangsa. Bhinneka Tunggal Ika menjadi asas bagi kita bahwa negara kita dibentuk dari berbagai macam suku bangsa, Bahasa dan agama namun tetap bersatu untuk bersama-sama mewujudkan tujuan negara kita. Selamat berjuang untuk para pahlawan masa kini, teruslah semangat meraih masa depan bangsa Indonesia yang lebih baik. Tuhan memberkati.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar