Tulisan ke-1081
Don't Judge Me
#12
Cantika temen satu kelas Agung yang menaruh hati diam-diam padanya sedang memperhatikan Agung berbincang dengan Rio.
"Rio, nanti malam kita nongkrong, ajak yang lain"
"Ok, tapi kalau hujan gak bisa"
"Kita main catur, nanti aku bawain"
"Ok, siapa takut"
Cantika ingin rasanya ikut ngobrol dengan mereka tapi ia malu. Rasa cintanya disimpan dalam hati tak mampu diungkapkan. Ibaratnya cinta dalam diam menunggu waktu datang pada masanya.
"Hatiku rasanya cenat cenut"
"Agung I live you"
Ucapan itu terdengar Calista sahabat dekatnya. Cantika malu tapi ia meminta Calista merahasiakan perasaannya. Sebagai sahabat ia mengikuti kemauannya.
"Terima kasih"
"Sama-sama"
Mereka lalu berjalan menuju kantin karena perut sudah keroncongan.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar